16 September 2026

Kamis, 17 September 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Seni Rupa
Hari, Tanggal     : Kamis, 17 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Perbedaan warna (gelap, terang, panas dan dingin)
Pertemuan ke   : 6


ร˜  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

ร˜  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)

    - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.

    - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.

    - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.

ร˜  Alur Tujuan Pembelajaran: 

1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.

3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.

4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.

๐Ÿ“Œ MATERI SENI RUPA

ร˜  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
ร˜  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! ๐Ÿ’–
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. ๐Ÿ’–๐ŸŒˆ

 


MATERI SENI RUPA

Warna Gelap, Terang, Panas, dan Dingin
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

  • ๐ŸŽ Apel berwarna merah.
  • ๐ŸŒฟ Daun berwarna hijau.
  • ☀️ Matahari berwarna kuning.
  • ๐ŸŒŠ Air laut sering digambarkan berwarna biru.

Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, warna panas, dan warna dingin.

B. Warna Gelap 
Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

  • Hitam
  • Biru tua
  • Hijau tua
  • Merah tua
  • Ungu tua
  • Cokelat tua

๐Ÿ–️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 
Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

Contoh:

  • Merah + sedikit hitam → merah tua
  • Biru + sedikit hitam → biru tua
  • Hijau + sedikit hitam → hijau tua

C. Warna Terang
Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
Contoh warna terang:

  • Putih
  • Kuning
  • Merah muda
  • Biru muda
  • Hijau muda
  • Jingga muda

๐Ÿ–️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah. 
Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkan warna putih. 
Contoh:

  • Merah + putih → merah muda
  • Biru + putih → biru muda
  • Hijau + putih → hijau muda

D. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.

Contoh warna panas:
๐Ÿ”ด Merah
๐ŸŸ  Jingga
๐ŸŸก Kuning

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.

Contoh:

  • Api ๐Ÿ”ฅ → merah, jingga, kuning
  • Matahari ☀️ → kuning
  • Buah jeruk ๐ŸŠ → jingga

Kesan warna panas:
❤️ Berani
๐Ÿ˜Š Semangat
๐Ÿ”ฅ Hangat
⚡ Energik

E. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.

Contoh warna dingin:
๐Ÿ”ต Biru
๐ŸŸข Hijau
๐ŸŸฃ Ungu

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.

Contoh:

  • Air laut ๐ŸŒŠ → biru
  • Langit ☁️ → biru
  • Daun ๐ŸŒฟ → hijau
  • Pegunungan ๐Ÿ”️ → hijau

G. Contoh di Sekitar Kita

Coba perhatikan benda-benda berikut.
1. Matahari ☀️
Berwarna kuning dan termasuk warna panas.
2. Laut ๐ŸŒŠ
Berwarna biru dan termasuk warna dingin.
3. Api ๐Ÿ”ฅ
Memiliki warna merah, jingga, dan kuning yang termasuk warna panas.
4. Daun ๐ŸŒฟ
Berwarna hijau yang termasuk warna dingin.
5. Langit malam ๐ŸŒ™
Dapat digambarkan dengan warna biru tua yang termasuk warna gelap.

H. Ayo Mengingat!
Warna gelap → terlihat pekat dan lebih redup.
Warna terang → terlihat cerah dan lebih bercahaya.
Warna panas → merah, jingga, kuning.
Warna dingin → biru, hijau, ungu.

ร˜ Soal Asesmen


ร˜  Kunci jawaban dan uraian:


๐Ÿ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

Pembelajaran Seni Rupa dengan materi Mewarnai Suatu Karya telah dilaksanakan dengan baik. Dari 23 murid, sebanyak 21 murid hadir dan mengikuti pembelajaran, sedangkan 2 murid tidak hadir.

Murid yang hadir mengikuti kegiatan mewarnai dengan antusias dan kreatif. Sebagian besar murid sudah mampu menggunakan warna dengan baik, mengikuti pola gambar, serta menyelesaikan karya sesuai arahan. Kegiatan mewarnai juga membantu murid mengembangkan kreativitas, ketelitian, koordinasi motorik, dan keberanian dalam memilih warna. Namun, 2 murid masih memerlukan bimbingan, terutama dalam menggunakan warna secara tepat, menjaga kerapian, dan menyelesaikan karya sesuai arahan.

Kesimpulan:
Murid mampu mengekspresikan ide dan kreativitas melalui kegiatan mewarnai. Pembelajaran memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus melatih ketelitian, kerapian, dan kemampuan menggunakan warna dalam sebuah karya seni.

Tindak lanjut:
Guru akan memberikan bimbingan dan pendampingan kepada 2 murid yang masih memerlukan bantuan, serta memberikan motivasi dan contoh agar mereka lebih percaya diri dan terampil dalam menyelesaikan karya mewarnai.


RABU, 16 SEPTEMBER 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal     : Rabu, 16 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan ke   : 4


ร˜  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

ร˜  Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran daring dengan tertib dan memperhatikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan perilaku yang dilakukan bersama keluarga di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan checklist penerapan Pancasila di rumah bersama orang tua.

ร˜  Alur Tujuan Pembelajaran: 

  1. Menyebutkan simbol-simbol sila Pancasila.
  2. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan setiap sila.
  4. Menghubungkan nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari di rumah.
  5. Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

๐Ÿ“Œ MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

ร˜  Model: Discovery Learning
ร˜  Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
ร˜  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD, Video pembelajaran
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! ๐Ÿ’–
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq
  • Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
  • Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
  •  


    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Rumah

    Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh di rumah:

    • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
    • Melaksanakan ibadah.
    • Bersyukur kepada Allah Swt.
    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

    ⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh di rumah:

    • Menyayangi anggota keluarga.
    • Berbicara dengan sopan.
    • Membantu orang tua.
    • Tidak mengejek saudara.

    ๐ŸŒณ Sila ke-3: Persatuan Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Hidup rukun bersama keluarga.
    • Bekerja sama membersihkan rumah.
    • Tidak bertengkar dengan saudara.
    • Menjaga kerukunan keluarga.

    ๐Ÿ‚ Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh di rumah:

    • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
    • Berdiskusi ketika menentukan kegiatan bersama.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    ๐ŸŒพ Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Berbagi dengan saudara.
    • Membagi tugas rumah dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga. 

    ร˜ Soal Asesmen / Post Test

     

    Pilihlah jawaban yang tepat!

    1. Sebelum makan bersama keluarga, Rani mengajak keluarganya berdoa.
    Sikap Rani sesuai dengan sila ke-....

    a. 1
    b. 2
    c. 3

    2. Setelah bermain, Dito membantu Bunda merapikan mainan.
    Sikap Dito menunjukkan ....

    a. membantu orang tua
    b. mengganggu keluarga
    c. malas bekerja

    3. Ayah meminta semua anggota keluarga membantu membersihkan rumah. Siti dan kakaknya bekerja bersama-sama.
    Sikap tersebut sesuai dengan sila ke-....

    a. 1
    b. 3
    c. 5

    4. Ketika Bunda sedang berbicara, Andi mendengarkan dengan baik dan tidak memotong pembicaraan.
    Sikap Andi menunjukkan ....

    a. menghargai pendapat
    b. memaksakan kehendak
    c. tidak peduli

    5. Rina memiliki dua buah kue. Ia memberikan satu kue kepada adiknya.
    Sikap Rina sesuai dengan nilai ....

    a. keadilan dan berbagi
    b. bertengkar
    c. memaksakan kehendak



    ร˜ Kunci Jawaban/uraian: 
    1. a. 1
    2. a. membantu orang tua
    3. b. 3
    4. a. menghargai pendapat
    5. a. keadilan dan berbagi

    ร˜ Kesimpulan dan refleksi:

    Hari ini peserta didik belajar tentang penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. Peserta didik memahami bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan melalui berbagai kegiatan sederhana yang dilakukan bersama Ayah, Bunda, dan anggota keluarga di rumah.

    Peserta didik memahami bahwa:

    • ⭐ Sila ke-1 dapat diterapkan dengan berdoa, beribadah, bersyukur kepada Allah Swt., dan menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.
    • ⛓️ Sila ke-2 dapat diterapkan dengan menyayangi keluarga, berbicara sopan, membantu orang tua, serta tidak mengejek atau menyakiti saudara.
    • ๐ŸŒณ Sila ke-3 dapat diterapkan dengan hidup rukun, bekerja sama membersihkan rumah, dan tidak bertengkar dengan saudara.
    • ๐Ÿ‚ Sila ke-4 dapat diterapkan dengan mendengarkan pendapat anggota keluarga, berdiskusi, tidak memaksakan kehendak, dan menerima keputusan bersama.
    • ๐ŸŒพ Sila ke-5 dapat diterapkan dengan berbagi, melaksanakan tugas rumah secara adil, tidak berebut, dan menghargai hak anggota keluarga.

    Melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, diskusi, dan praktik sederhana, peserta didik belajar bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan tersebut dapat menjadikan keluarga lebih rukun, saling menyayangi, menghargai, dan bekerja sama.

    ร˜ Refleksi Pembelajaran

    Kehadiran Peserta Didik:

    Jumlah peserta didik 23 orang. Sebanyak 23 peserta didik hadir.

    Kendala:

    Sebanyak 5 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam menghubungkan contoh perilaku sehari-hari di lingkungan keluarga dengan sila Pancasila yang sesuai. Peserta didik juga masih perlu dibimbing dalam memberikan contoh penerapan nilai Pancasila secara mandiri.

    Tindak Lanjut:

    Guru memberikan pendampingan melalui kartu kegiatan keluarga, gambar perilaku, permainan mencocokkan perilaku dengan sila Pancasila, serta contoh kegiatan sederhana yang sering dilakukan di rumah. Peserta didik diberikan latihan secara bertahap untuk mengidentifikasi perilaku, menentukan sila yang sesuai, dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Capaian Tujuan Pembelajaran:

    Sebanyak 18 peserta didik telah memahami contoh penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga dan mampu menghubungkannya dengan kegiatan sehari-hari. Sebanyak 5 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam menentukan sila yang sesuai dan memberikan contoh penerapannya di lingkungan keluarga.


    RABU, 16 SEPTEMBER 2026

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Pendidikan Anti Korupsi
    Hari, Tanggal     : Rabu, 16 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Sikap Disiplin
    Pertemuan ke   : 3


    ร˜  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

    ร˜  Tujuan Pembelajaran: 

    1. Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    2. Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    3. Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    4. Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    Mindful (Berkesadaran)
    Murid mampu memahami arti sikap disiplin dengan menyadari pentingnya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu, baik di sekolah maupun di rumah.

    Meaningful (Bermakna)
    Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh sikap disiplin di sekolah dan di rumah serta menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

    Joyful (Menyenangkan)
    Murid mampu menunjukkan perilaku disiplin melalui kegiatan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab dan antusias melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. 


    ร˜  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    • Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    • Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    ๐Ÿ“Œ MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

    ร˜  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    ร˜  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD
    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! ๐Ÿ’–
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    ๐ŸŒŸ Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
      Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan waktu dan kegiatan yang teratur. Kita dapat menerapkan disiplin dengan datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan merapikan barang setelah digunakan.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
      Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar disiplin dengan menaati aturan, baik di rumah maupun di sekolah, serta melaksanakan tugas dengan tertib.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
      Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan menggunakan waktu dengan baik, tidak membuang-buang makanan, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

    Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

    Anak yang disiplin akan berusaha melakukan kewajibannya dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.


    ๐Ÿซ Contoh Sikap Disiplin di Sekolah

    Beberapa contoh sikap disiplin di sekolah yaitu:

    1. Datang ke sekolah tepat waktu.

    2. Memakai seragam sesuai aturan.

    3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.

    4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

    5. Mengerjakan tugas tepat waktu.

    6. Membuang sampah pada tempatnya.

    7. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

    8. Mematuhi aturan sekolah.


    ๐Ÿ  Contoh Sikap Disiplin di Rumah

    Contoh sikap disiplin di rumah antara lain:

    1. Bangun tidur tepat waktu.

    2. Merapikan tempat tidur.

    3. Makan sesuai waktu.

    4. Belajar sesuai jadwal.

    5. Merapikan mainan setelah bermain.

    6. Membantu orang tua sesuai tugas.

    7. Tidur tepat waktu.


    ๐Ÿ’ก Mengapa Kita Harus Disiplin?

    Sikap disiplin membuat kita:

    ๐ŸŒฑ Menjadi anak yang tertib.
    ๐ŸŒฑ Belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
    ๐ŸŒฑ Dapat menggunakan waktu dengan baik.
    ๐ŸŒฑ Dipercaya oleh orang lain.
    ๐ŸŒฑ Terbiasa melakukan hal-hal yang baik.


    ร˜  Soal/Post test:

    1. Sikap menaati aturan disebut sikap ....
    2. Ketika guru sedang menjelaskan, kita harus ....
    3. Anak yang mendapat jadwal piket harus ....
    4. Sampah di sekolah harus dibuang ....
    5. Contoh sikap disiplin adalah....

    ร˜ Kunci Jawaban/uraian:

    1. disiplin
    2. mendengarkan
    3. melaksanakan piket
    4. pada tempatnya
    5. datang tepat waktu, memakai seragam, tertib pada saat guru menjelaskan materi


    ร˜ Kesimpulan dan refleksi:

    Hari ini peserta didik belajar tentang sikap disiplin di lingkungan sekolah. Peserta didik memahami bahwa disiplin adalah sikap menaati aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.
    Peserta didik memahami bahwa:
    • ⏰ Datang tepat waktu merupakan salah satu contoh sikap disiplin di sekolah.
    • ๐Ÿ“š Mengikuti pembelajaran dengan tertib dan mendengarkan guru saat menjelaskan merupakan perilaku disiplin.
    • ๐Ÿ“ Mengerjakan tugas tepat waktu menunjukkan sikap tanggung jawab.
    • ๐Ÿงน Melaksanakan piket dan menjaga kebersihan merupakan kewajiban yang harus dilakukan dengan tertib.
    • ๐Ÿ™‹ Meminta izin ketika ingin keluar kelas merupakan bentuk menaati aturan sekolah.
    • ๐Ÿšซ Datang terlambat, bermain saat guru menjelaskan, tidak mengerjakan tugas, dan mengganggu teman merupakan contoh perilaku tidak disiplin.
    • ๐ŸŒฑ Sikap disiplin dapat membuat kegiatan belajar menjadi tertib, nyaman, dan menyenangkan, serta melatih peserta didik menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mandiri.

    Melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, diskusi, permainan, dan latihan, peserta didik belajar membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin serta membiasakan diri menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

    ร˜ Refleksi Pembelajaran

    Kehadiran Peserta Didik: Jumlah peserta didik 23 orang. Sebanyak 23 peserta didik hadir.

    Kendala: Sebanyak 3 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin serta menjelaskan manfaat bersikap disiplin di lingkungan sekolah.

    Tindak Lanjut: Guru memberikan pendampingan melalui gambar perilaku disiplin dan tidak disiplin, kartu kegiatan, permainan mengelompokkan perilaku, serta contoh kegiatan nyata di sekolah. Peserta didik diberikan latihan secara bertahap untuk mengenali, memilih, dan membiasakan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    Capaian Tujuan Pembelajaran: Sebanyak 20 peserta didik telah memahami pengertian disiplin dan mampu mengidentifikasi contoh perilaku disiplin di sekolah. Sebanyak 3 peserta didik masih memerlukan bimbingan agar lebih mampu membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin serta menerapkannya secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari.


    Jum'at 18 September 2026

    Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Seni Rupa Hari, Tanggal       : Jum'at, 18 Septe...