04 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026

 Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Hari, Tanggal : Senin, 5 Oktober 2026

Fase/Kelas : A/II

Materi : Menganalisis masalah dalam kehidupan sehari-hari

Pertemuan ke : 2



Ø Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib.

Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan permasalahan yang terjadi di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan masalah dengan sila Pancasila, dan praktik mencari solusi.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran


Mengidentifikasi permasalahan sederhana yang terjadi di lingkungan keluarga.

Menghubungkan permasalahan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila.

Menentukan sila Pancasila yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Menjelaskan sikap yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan.

Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.

📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

Ø Model: Discovery Learning

Ø Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. 

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.

Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.

 



Pancasila terdiri dari lima sila.

⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa


⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia


🐂 Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan


🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


🇮🇩 Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.








Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Lin

gkungan Keluarga

Senin, 5 Oktober 2026

 Nama Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 

Mata Pelajaran : B.INDONESIA

Hari, Tanggal : Senin, 5 Oktober 2026

Fase/Kelas : A/II

   Materi : Kalimat aktif dan pasif

Pertemuan ke : 2



Ø Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.




Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.



Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.

Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.

Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.

 Ø Alur Tujuan Pembelajaran


Mengenal kata kerja melalui kegiatan sehari-hari.

Mengenal pengertian kata kerja aktif dan pasif.

Mengidentifikasi kata kerja aktif dalam kalimat sederhana.

Mengidentifikasi kata kerja pasif dalam kalimat sederhana.

Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif.

Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif sederhana.

Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sederhana.

Membuat kalimat sederhana menggunakan kata kerja aktif dan pasif.



📌 MATERI: kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif


Ø Model/Metode Pembelajaran


Model: Discovery Learning

Metode: Mengamati, membaca, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan mencari kata, penugasan, dan latihan terbimbing.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga


LKPD, kartu kata, video pembelajaran




Ø Apersepsi


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸


Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖


Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲


Anak-anak, coba perhatikan kegiatan yang kalian lakukan setiap hari. Misalnya, Ibu memasak, Ayah mencuci mobil, atau Kakak membaca buku.


Menurut kalian, apa yang dilakukan Ibu, Ayah, dan Kakak?


Benar, mereka melakukan suatu kegiatan. Kata yang menunjukkan kegiatan disebut kata kerja.


Allah Swt. menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melakukan berbagai kegiatan dan menggunakan anggota tubuh dengan baik. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk melakukan kebaikan. ✨


Hari ini kita akan belajar kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Kita akan belajar membedakan kalimat yang menunjukkan seseorang melakukan kegiatan dan kalimat yang menunjukkan seseorang atau sesuatu dikenai kegiatan. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. 🌷



A. Mengenal Kata Kerja

Kata kerja adalah kata yang menunjukkan suatu kegiatan atau tindakan.


Contoh:


membaca

menulis

menyapu

mencuci

memasak

bermain

menggambar

membawa

membuka

menutup

Contoh dalam kalimat:


Siti membaca buku.

Ibu memasak nasi.

Budi menulis surat.

Ayah mencuci mobil.

Kata membaca, memasak, menulis, dan mencuci merupakan kata kerja karena menunjukkan kegiatan.


B. Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek melakukan suatu kegiatan atau tindakan.


Biasanya kata kerja aktif menggunakan awalan me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.


Contoh:

Rani membaca buku.

Ibu memasak nasi.

Ayah mencuci mobil.

Budi menulis surat.

Siti menyapu lantai.

Pada kalimat:


Rani membaca buku.


Rani = orang yang melakukan kegiatan.

membaca = kata kerja aktif.

buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.

C. Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek dikenai atau menerima suatu tindakan.


Kata kerja pasif sering menggunakan awalan di-.


Contoh:

Buku dibaca oleh Rani.

Nasi dimasak oleh Ibu.

Mobil dicuci oleh Ayah.

Surat ditulis oleh Budi.

Lantai disapu oleh Siti.

Pada kalimat:


Buku dibaca oleh Rani.


Buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.

dibaca = kata kerja pasif.

Rani = orang yang melakukan kegiatan.

02 Oktober 2026

JUM'AT, 2 OKTOBER 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Jum'at,  2 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
   Materi                : Kalimat aktif dan pasif
Pertemuan ke   : 1


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.

 Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal kata kerja melalui kegiatan sehari-hari.
  2. Mengenal pengertian kata kerja aktif dan pasif.
  3. Mengidentifikasi kata kerja aktif dalam kalimat sederhana.
  4. Mengidentifikasi kata kerja pasif dalam kalimat sederhana.
  5. Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif.
  6. Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif sederhana.
  7. Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sederhana.
  8. Membuat kalimat sederhana menggunakan kata kerja aktif dan pasif.


📌 MATERI: kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Mengamati, membaca, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan mencari kata, penugasan, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu kata, video pembelajaran


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan kegiatan yang kalian lakukan setiap hari. Misalnya, Ibu memasak, Ayah mencuci mobil, atau Kakak membaca buku.

Menurut kalian, apa yang dilakukan Ibu, Ayah, dan Kakak?

Benar, mereka melakukan suatu kegiatan. Kata yang menunjukkan kegiatan disebut kata kerja.

Allah Swt. menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melakukan berbagai kegiatan dan menggunakan anggota tubuh dengan baik. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk melakukan kebaikan. ✨

Hari ini kita akan belajar kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Kita akan belajar membedakan kalimat yang menunjukkan seseorang melakukan kegiatan dan kalimat yang menunjukkan seseorang atau sesuatu dikenai kegiatan. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. 🌷

A. Mengenal Kata Kerja

Kata kerja adalah kata yang menunjukkan suatu kegiatan atau tindakan.

Contoh:

  • membaca
  • menulis
  • menyapu
  • mencuci
  • memasak
  • bermain
  • menggambar
  • membawa
  • membuka
  • menutup

Contoh dalam kalimat:

  • Siti membaca buku.
  • Ibu memasak nasi.
  • Budi menulis surat.
  • Ayah mencuci mobil.

Kata membaca, memasak, menulis, dan mencuci merupakan kata kerja karena menunjukkan kegiatan.


B. Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek melakukan suatu kegiatan atau tindakan.

Biasanya kata kerja aktif menggunakan awalan me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.

Contoh:

  1. Rani membaca buku.
  2. Ibu memasak nasi.
  3. Ayah mencuci mobil.
  4. Budi menulis surat.
  5. Siti menyapu lantai.

Pada kalimat:

Rani membaca buku.

  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.
  • membaca = kata kerja aktif.
  • buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.

C. Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek dikenai atau menerima suatu tindakan.

Kata kerja pasif sering menggunakan awalan di-.

Contoh:

  1. Buku dibaca oleh Rani.
  2. Nasi dimasak oleh Ibu.
  3. Mobil dicuci oleh Ayah.
  4. Surat ditulis oleh Budi.
  5. Lantai disapu oleh Siti.

Pada kalimat:

Buku dibaca oleh Rani.

  • Buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.
  • dibaca = kata kerja pasif.
  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.

Cara mudah mengingat:

🟢 Aktif = melakukan
🔵 Pasif = dikenai kegiatan















F. Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif

Kalimat aktif dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Contoh 1

Aktif: Ibu memasak nasi.
⬇️
Pasif: Nasi dimasak oleh Ibu.

Contoh 2

Aktif: Ayah mencuci mobil.
⬇️
Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.

Contoh 3

Aktif: Siti membaca buku.
⬇️
Pasif: Buku dibaca oleh Siti.

Contoh 4

Aktif: Budi menulis surat.
⬇️
Pasif: Surat ditulis oleh Budi.


G. Mengubah Kalimat Pasif Menjadi Aktif

Kalimat pasif juga dapat diubah menjadi kalimat aktif.

Contoh 1

Pasif: Bola ditendang oleh Raka.
⬇️
Aktif: Raka menendang bola.

Contoh 2

Pasif: Buku dibaca oleh Siti.
⬇️
Aktif: Siti membaca buku.

Contoh 3

Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.
⬇️
Aktif: Ayah mencuci mobil.


H. Kosakata Baru

Kata kerja: kata yang menunjukkan kegiatan atau tindakan.

Aktif: melakukan suatu kegiatan.

Pasif: dikenai atau menerima suatu kegiatan.

Pelaku: orang yang melakukan suatu kegiatan.

Tindakan: kegiatan yang dilakukan.

Awalan: bagian yang ditambahkan pada awal kata, seperti me- dan di-.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

A. Berilah tanda A untuk kata kerja aktif dan P untuk kata kerja pasif!

  1. Ibu memasak nasi. (___)
  2. Buku dibaca oleh Rina. (___)
  3. Ayah mencuci mobil. (___)
  4. Lantai disapu oleh Siti. (___)
  5. Budi menulis surat. (___)

B. Lingkarilah kata kerja pada kalimat berikut!

  1. Kakak membawa tas ke sekolah.
  2. Adik bermain bola di halaman.
  3. Buku itu dibaca oleh Dita.
  4. Ibu membeli buah.
  5. Kue dimakan oleh Andi.

C. Ubahlah kalimat aktif menjadi kalimat pasif!

  1. Ibu memasak nasi.
    Jawab: __________________________
  2. Ayah mencuci mobil.
    Jawab: __________________________
  3. Siti membaca buku.
    Jawab: __________________________

D. Ubahlah kalimat pasif menjadi kalimat aktif!

  1. Bola ditendang oleh Raka.
    Jawab: __________________________
  2. Surat ditulis oleh Budi.
    Jawab: __________________________ 


Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

JUM'AT, 2 OKTOBER 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pembiasaan Adab
Hari, Tanggal     : Jum'at, 2 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Adab Kepada Orang Tua
Pertemuan ke   : 4


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membiasakan sikap menghormati, menyayangi, dan menaati orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid mampu menghormati orang tua di rumah.
  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak cerita atau percakapan tentang sikap kepada orang tua dengan saksama serta menyadari pentingnya bersikap sopan dan menghormati orang tua.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi menghormati orang tua dengan pengalaman dan kegiatan sehari-hari di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan, gambar, percakapan sederhana, tanya jawab, dan kegiatan memilih sikap yang baik kepada orang tua.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

  1. Menyimak cerita atau percakapan tentang menghormati orang tua.
  2. Mengenal pentingnya menghormati orang tua.
  3. Menyebutkan contoh adab kepada orang tua di rumah.
  4. Membedakan sikap yang baik dan tidak baik kepada orang tua.
  5. Mempraktikkan cara berbicara dan bersikap sopan kepada orang tua.
  6. Membiasakan membantu, menaati, dan menyayangi orang tua.

📌 MATERI PEMBIASAAN ADAB

Ø  Model/Metode pembelajaran: Menyimak, tanya jawab, diskusi, bercerita, bermain peran, mengamati gambar, dan latihan.
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak hebat, coba ingat kembali. Siapa yang selalu merawat dan menyayangi kalian di rumah?

“Ayah dan Ibu.” ❤️

Ayah dan Ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kita. Karena itu, kita harus menyayangi dan menghormati mereka. Hari ini kita akan belajar tentang “Menghormati Orang Tua di Rumah.”

Coba pikirkan:

⭐ Apakah kamu selalu berbicara dengan sopan kepada Ayah dan Ibu?

⭐ Apakah kamu membantu Ayah dan Ibu di rumah?

⭐ Apakah kamu mendengarkan nasihat orang tua?

⭐ Apakah kamu mengucapkan terima kasih setelah dibantu?

Mari kita belajar menjadi anak yang sopan, penyayang, suka membantu, dan menghormati orang tua. ❤️

 

Orang tua adalah orang yang sangat berjasa dalam merawat, menyayangi, mendidik, dan memenuhi kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menyayangi orang tua. Menghormati orang tua merupakan salah satu akhlak yang baik.

A. Apa Arti Menghormati Orang Tua?

Menghormati orang tua berarti menunjukkan rasa sayang, sopan, dan patuh kepada Ayah dan Ibu melalui perkataan maupun perbuatan.

Menghormati tidak harus dengan hal yang sulit. Kita dapat melakukannya mulai dari kebiasaan kecil setiap hari.

Contohnya:

  • Menyapa Ayah dan Ibu ketika bertemu.
  • Berpamitan ketika akan pergi.
  • Mendengarkan ketika diberi nasihat.
  • Membantu pekerjaan sederhana di rumah.
  • Tidak berkata kasar.
  • Mengucapkan terima kasih.

B. Menghormati Orang Tua melalui Perbuatan Kecil

Anak yang menghormati orang tua dapat melakukan berbagai kebiasaan baik berikut.

🛏️ Saat Bangun Tidur

Setelah bangun tidur, kita dapat:

  • Merapikan tempat tidur sendiri.
  • Berdoa.
  • Mengucapkan salam kepada orang tua.

Dengan melakukan tugas sendiri, kita sudah membantu meringankan pekerjaan orang tua.

🍽️ Saat Makan

Ketika makan bersama keluarga, kita dapat:

  • Duduk dengan sopan.
  • Tidak memilih-milih makanan secara berlebihan.
  • Membantu mengambilkan makanan.
  • Mengucapkan terima kasih setelah makan.

🧸 Setelah Bermain

Setelah selesai bermain, kita sebaiknya:

  • Merapikan mainan.
  • Mengembalikan barang ke tempatnya.
  • Tidak meninggalkan rumah dalam keadaan berantakan.

Hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan membantu orang tua.


C. Sikap Ketika Orang Tua Sedang Sibuk

Kadang Ayah dan Ibu sedang bekerja atau melakukan pekerjaan rumah.

Apa yang dapat kita lakukan?

❌ Jangan mengganggu secara berlebihan.

❌ Jangan hanya menunggu untuk dilayani.

✅ Kita dapat melakukan pekerjaan sendiri.

✅ Kita dapat menawarkan bantuan.

Contoh:

Ibu sedang mencuci piring.

Rafi berkata,
"Ibu, apakah ada yang bisa aku bantu?"

Rafi kemudian membantu mengeringkan meja makan.

Sikap Rafi menunjukkan rasa peduli dan menghormati Ibunya.


D. Ketika Keinginan Kita Tidak Dituruti

Tidak semua keinginan kita dapat langsung dipenuhi oleh orang tua.

Misalnya, kita ingin membeli mainan baru, tetapi Ayah berkata bahwa saat ini belum bisa membelinya.

Sikap yang baik adalah:

  • Tidak marah.
  • Tidak menangis berlebihan.
  • Tidak memaksa.
  • Menerima penjelasan orang tua dengan sabar.

Kita dapat berkata:

"Baik, Ayah. Tidak apa-apa. Mungkin lain kali."

Menghormati orang tua juga berarti belajar menerima keputusan mereka dengan sikap yang baik.


E. Ketika Orang Tua Memberikan Nasihat

Nasihat diberikan karena orang tua menyayangi kita.

Misalnya:

Ibu berkata:
"Jangan lupa belajar sebelum bermain."

Sikap yang baik adalah mendengarkan dan melaksanakan nasihat tersebut.

Namun, sikap berikut perlu dihindari:

🙅 Menutup telinga.

🙅 Pergi ketika dinasihati.

🙅 Membantah dengan kasar.

🙅 Mengucapkan kata-kata yang menyakitkan.


F. Kata-Kata yang Membuat Orang Tua Senang

Perkataan yang baik dapat membuat suasana rumah menjadi nyaman.

Biasakan menggunakan kata-kata berikut:

🌸 "Tolong, Ayah."

🌸 "Terima kasih, Ibu."

🌸 "Maaf, Ayah."

🌸 "Baik, Ibu."

🌸 "Boleh aku membantu?"

Kata-kata sederhana tersebut menunjukkan bahwa kita memiliki sikap sopan.


G. Tantangan Anak Hebat di Rumah

Mulai hari ini, mari melakukan 5 Kebiasaan Anak Berbakti:

⭐ Merapikan barang sendiri.

⭐ Berbicara dengan suara lembut.

⭐ Membantu orang tua tanpa diminta.

⭐ Mendengarkan nasihat dengan baik.

⭐ Mengucapkan terima kasih dan meminta maaf.

Ingat!
Menghormati orang tua bukan hanya dilakukan ketika diminta oleh guru. Sikap menghormati harus menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari di rumah.

Ø  Soal/Post test: 


Ø  Kunci jawaban dan uraian:



  • 📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


    Senin, 5 Oktober 2026

     Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila Hari, Tanggal : Senin, 5 Oktober 202...