16 September 2026

RABU, 16 SEPTEMBER 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal     : Rabu, 16 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan ke   : 4


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran daring dengan tertib dan memperhatikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan perilaku yang dilakukan bersama keluarga di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan checklist penerapan Pancasila di rumah bersama orang tua.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

  1. Menyebutkan simbol-simbol sila Pancasila.
  2. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan setiap sila.
  4. Menghubungkan nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari di rumah.
  5. Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

Ø  Model: Discovery Learning
Ø  Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD, Video pembelajaran
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq
  • Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
  • Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
  •  


    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Rumah

    Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh di rumah:

    • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
    • Melaksanakan ibadah.
    • Bersyukur kepada Allah Swt.
    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

    ⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh di rumah:

    • Menyayangi anggota keluarga.
    • Berbicara dengan sopan.
    • Membantu orang tua.
    • Tidak mengejek saudara.

    🌳 Sila ke-3: Persatuan Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Hidup rukun bersama keluarga.
    • Bekerja sama membersihkan rumah.
    • Tidak bertengkar dengan saudara.
    • Menjaga kerukunan keluarga.

    🐂 Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh di rumah:

    • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
    • Berdiskusi ketika menentukan kegiatan bersama.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    🌾 Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Berbagi dengan saudara.
    • Membagi tugas rumah dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga. 

    Ø Soal Asesmen / Post Test

     



    Ø Kunci Jawaban/uraian: 

      Ø Kesimpulan dan refleksi:



    RABU, 16 SEPTEMBER 2026

     

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Pendidikan Anti Korupsi
    Hari, Tanggal     : Rabu, 16 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Sikap Disiplin
    Pertemuan ke   : 3


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

    Ø  Tujuan Pembelajaran: 

    1. Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    2. Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    3. Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    4. Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    Mindful (Berkesadaran)
    Murid mampu memahami arti sikap disiplin dengan menyadari pentingnya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu, baik di sekolah maupun di rumah.

    Meaningful (Bermakna)
    Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh sikap disiplin di sekolah dan di rumah serta menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

    Joyful (Menyenangkan)
    Murid mampu menunjukkan perilaku disiplin melalui kegiatan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab dan antusias melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. 


    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    • Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    • Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD
    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    🌟 Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
      Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan waktu dan kegiatan yang teratur. Kita dapat menerapkan disiplin dengan datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan merapikan barang setelah digunakan.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
      Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar disiplin dengan menaati aturan, baik di rumah maupun di sekolah, serta melaksanakan tugas dengan tertib.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
      Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan menggunakan waktu dengan baik, tidak membuang-buang makanan, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

    Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

    Anak yang disiplin akan berusaha melakukan kewajibannya dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.


    🏫 Contoh Sikap Disiplin di Sekolah

    Beberapa contoh sikap disiplin di sekolah yaitu:

    1. Datang ke sekolah tepat waktu.

    2. Memakai seragam sesuai aturan.

    3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.

    4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

    5. Mengerjakan tugas tepat waktu.

    6. Membuang sampah pada tempatnya.

    7. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

    8. Mematuhi aturan sekolah.


    🏠 Contoh Sikap Disiplin di Rumah

    Contoh sikap disiplin di rumah antara lain:

    1. Bangun tidur tepat waktu.

    2. Merapikan tempat tidur.

    3. Makan sesuai waktu.

    4. Belajar sesuai jadwal.

    5. Merapikan mainan setelah bermain.

    6. Membantu orang tua sesuai tugas.

    7. Tidur tepat waktu.


    💡 Mengapa Kita Harus Disiplin?

    Sikap disiplin membuat kita:

    🌱 Menjadi anak yang tertib.
    🌱 Belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
    🌱 Dapat menggunakan waktu dengan baik.
    🌱 Dipercaya oleh orang lain.
    🌱 Terbiasa melakukan hal-hal yang baik.


    Ø  Soal/Post test:


    Ø  Kunci Jawaban


    📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


    15 September 2026

    SELASA, 15 SEPTEMBER 2026

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Matematika
    Hari, Tanggal     : Selasa, 15 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Operasi Penjumlahan sampai 100
    Pertemuan ke   : 2


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

    Ø  Tujuan Pembelajaran: Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 100

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama, memperhatikan bilangan yang dijumlahkan, serta menghitung secara teliti agar memperoleh hasil yang benar.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan operasi penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, buku, buah, mainan, atau benda lainnya.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar penjumlahan melalui permainan kartu angka, benda konkret, kegiatan berhitung bersama, dan menyelesaikan tantangan penjumlahan dengan cara yang menyenangkan.

    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran:

    1. Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
    2. Menjumlahkan bilangan menggunakan benda konkret.
    3. Menjumlahkan bilangan satuan dengan satuan.
    4. Menjumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan.
    5. Menjumlahkan bilangan dua angka dengan hasil sampai 100.
    6. Memahami penjumlahan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.
    7. Menyelesaikan penjumlahan tanpa menyimpan.
    8. Mengenal penjumlahan dengan menyimpan secara sederhana.
    9. Menyelesaikan soal penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

    📌 MATERI MATEMATIKA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar memahami bahwa Allah menciptakan, menguasai, dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita juga dapat belajar menjumlahkan bilangan dengan teliti.

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
      Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai benda di sekitar kita. Kita dapat belajar berhitung dengan menggunakan benda-benda ciptaan Allah, seperti buah, daun, dan batu untuk melakukan penjumlahan.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
      Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar berhitung dengan teliti dan tertib, misalnya menggabungkan 20 buah dengan 15 buah menjadi 35 buah.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
      Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita dapat menggunakan contoh makanan atau buah sebagai rezeki dari Allah untuk belajar penjumlahan, misalnya 25 apel + 10 apel = 35 apel.

    Nah, hari ini kita akan belajar operasi hitung  penjumlahan bilangan sampai 100. Kita akan belajar dengan benda konkret dan prermainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

     

    A. Apa Itu Penjumlahan?

    Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu jumlah.

    Tanda penjumlahan adalah: +

    Tanda sama dengan adalah: =

    Contoh: 3 + 2 = 5

    Artinya, 3 benda digabung dengan 2 benda sehingga menjadi 5 benda.


    B. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret

    Perhatikan contoh berikut.

    🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

    Jadi: 3 + 2 = 5

    Contoh lainnya:

    ✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️ = 7

    Jadi: 4 + 3 = 7


    C. Penjumlahan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

    Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.

    Contoh: 34 + 25

    Bilangan 34 terdiri dari:

    • 3 puluhan = 30
    • 4 satuan = 4

    Bilangan 25 terdiri dari:

    • 2 puluhan = 20
    • 5 satuan = 5

    Kita jumlahkan puluhan dan satuan.

    30 + 20 = 50

    4 + 5 = 9

    Jadi:

    34 + 25 = 59


    D. Contoh Penjumlahan Tanpa Menyimpan

    Contoh 1

    23 + 14 = ...

    Puluhan: 20 + 10 = 30

    Satuan: 3 + 4 = 7

    Jadi: 23 + 14 = 37


    Contoh 2

    42 + 25 = ...

    Puluhan: 40 + 20 = 60

    Satuan: 2 + 5 = 7

    Jadi: 42 + 25 = 67


    E. Penjumlahan dengan Menyimpan

    Jika jumlah satuan 10 atau lebih, maka 10 satuan dapat ditukar menjadi 1 puluhan.

    Contoh: 27 + 15

    Jumlahkan satuannya: 7 + 5 = 12

    12 satuan terdiri dari: 1 puluhan dan 2 satuan

    Kemudian jumlahkan puluhannya: 2 puluhan + 1 puluhan + 1 puluhan = 4 puluhan

    Jadi: 27 + 15 = 42


    Contoh lainnya

    38 + 24 = ...

    Satuan: 8 + 4 = 12

    12 satuan = 1 puluhan + 2 satuan

    Puluhan: 3 + 2 + 1 = 6

    Jadi: 38 + 24 = 62


    F. Penjumlahan Bersusun

    Penjumlahan dapat dilakukan dengan cara bersusun.

    Contoh:

      24
    + 35
    ----
    59

    Langkah:

    1. Jumlahkan satuan: 4 + 5 = 9
    2. Jumlahkan puluhan: 2 + 3 = 5
    3. Jadi, 24 + 35 = 59

    Contoh dengan menyimpan

      27
    + 15
    ----
      42

    Langkah:

    1. Satuan: 7 + 5 = 12
    2. Tulis angka 2 pada tempat satuan.
    3. Simpan 1 puluhan.
    4. Puluhan: 2 + 1 + 1 = 4
    5. Jadi, 27 + 15 = 42.

    G. Penjumlahan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Penjumlahan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

    Contoh 1

    Dina mempunyai 25 pensil.
    Ibu memberikan lagi 13 pensil.

    Berapa jumlah pensil Dina sekarang?

    25 + 13 = 38

    Jadi, jumlah pensil Dina adalah 38 pensil.

    Contoh 2

    Di perpustakaan terdapat 42 buku cerita.
    Kemudian datang 18 buku baru.

    Berapa jumlah buku sekarang?

    42 + 18 = 60

    Jadi, jumlah buku sekarang adalah 60 buku.


    🌟 INGAT!

    Penjumlahan = menggabungkan atau menambahkan.

    Contoh: 20 + 5 = 25

    Jika menjumlahkan bilangan dua angka:

    ➡️ Perhatikan puluhan
    ➡️ Perhatikan satuan
    ➡️ Hitung dengan teliti

    Jika jumlah satuan mencapai 10 atau lebih, kita dapat melakukan penyimpanan ke puluhan.


    Ø  Soal Asesmen:



    Ø  Kunci jawaban dan uraian:

    1. 60

    2. 82

    3. 85

    4. 92

    5. 90

    6. 82

    7. 85

    8. 92

    9. 93

    10. 83

    📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

    Pembelajaran Matematika dengan materi Operasi Hitung Penjumlahan dengan Cara Bersusun ke Bawah telah dilaksanakan dengan baik. Dari 23 murid, seluruhnya hadir dan mengikuti pembelajaran.

    Murid mengikuti pembelajaran dengan antusias melalui kegiatan mengamati contoh, memahami langkah-langkah penjumlahan bersusun ke bawah, dan mengerjakan latihan soal. Sebagian besar murid sudah mampu melakukan penjumlahan bilangan dengan cara bersusun ke bawah dengan cukup baik.

    Namun, 5 murid masih memerlukan bimbingan, terutama dalam menempatkan angka sesuai nilai tempat puluhan dan satuan, melakukan penjumlahan secara berurutan, serta menentukan hasil akhir dengan tepat.

    Kesimpulan:
    Murid sudah mulai memahami konsep dan langkah-langkah operasi hitung penjumlahan dengan cara bersusun ke bawah. Dengan latihan yang berulang dan bimbingan yang tepat, kemampuan berhitung murid diharapkan semakin meningkat.

    Tindak lanjut:
    Guru akan memberikan bimbingan dan latihan tambahan kepada 5 murid yang masih mengalami kesulitan, serta memberikan penguatan kepada seluruh murid melalui latihan bertahap agar lebih teliti dan percaya diri dalam menyelesaikan operasi penjumlahan bersusun ke bawah.

    RABU, 16 SEPTEMBER 2026

      Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Pendidikan Pancasila Hari, Tanggal       : Rabu, 1...