14 September 2026

Pendidikan Pancasila

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal     : Senin, 14 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan ke   : 3


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran daring dengan tertib dan memperhatikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan perilaku yang dilakukan bersama keluarga di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan checklist penerapan Pancasila di rumah bersama orang tua.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

  1. Menyebutkan simbol-simbol sila Pancasila.
  2. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan setiap sila.
  4. Menghubungkan nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari di rumah.
  5. Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

Ø  Model: Discovery Learning
Ø  Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD, Video pembelajaran
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq
  • Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
  • Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
  •  


    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Rumah

    Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh di rumah:

    • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
    • Melaksanakan ibadah.
    • Bersyukur kepada Allah Swt.
    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

    ⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh di rumah:

    • Menyayangi anggota keluarga.
    • Berbicara dengan sopan.
    • Membantu orang tua.
    • Tidak mengejek saudara.

    🌳 Sila ke-3: Persatuan Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Hidup rukun bersama keluarga.
    • Bekerja sama membersihkan rumah.
    • Tidak bertengkar dengan saudara.
    • Menjaga kerukunan keluarga.

    🐂 Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh di rumah:

    • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
    • Berdiskusi ketika menentukan kegiatan bersama.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    🌾 Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Berbagi dengan saudara.
    • Membagi tugas rumah dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga. 

    Ø Soal Asesmen / Post Test

     
    Ø Kunci Jawaban/uraian: 


    13 September 2026

    Senin, 14 September 2026

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
    Hari, Tanggal     : Senin, 14 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Cara mendapatkan informasi dari grafik
    Pertemuan ke   : 4


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


    Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
        
    Ø Alur Tujuan Pembelajaran
    1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
    2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
    3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
    4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
    5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
    6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
    7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

    📌 MATERI BAHASA INDONESIA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, grafik sederhana
     

    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

    Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

    Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

    Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

    Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

    Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

    Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

     



    A. Mengenal Grafik

    Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

    Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

    Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

    • makanan kesukaan siswa;
    • warna kesukaan siswa;
    • jumlah buku yang dibaca;
    • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
    • jumlah buah yang dimiliki.

    B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

    Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

    1. Membaca judul grafik.
    2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
    3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
    4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
    5. Menghitung atau membaca jumlah data.
    6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
    7. Membandingkan data.
    8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
    9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
    10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

    Contoh Grafik Sederhana:



    C. Informasi Penting dalam Grafik

    Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

    1. Data yang paling banyak.
    2. Data yang paling sedikit.
    3. Jumlah setiap data.
    4. Perbandingan antara dua data.
    5. Selisih jumlah dua data.
    6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

    D. Kosakata Baru



    E. Cara Membaca Grafik

    Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

    Ingat langkahnya:

    Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


    Ø Soal Asesmen / Post Test:

    Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan grafik!

    Perhatikan grafik berikut!

    1. Berapa siswa yang menyukai kegiatan membaca?
    2. Kegiatan apa yang paling banyak disukai siswa?
    3. Kegiatan apa yang paling sedikit disukai siswa?
    4. Berapa selisih siswa yang menyukai menggambar dan bermain bola?
    5. Apakah siswa yang menyukai membaca lebih banyak daripada siswa yang menyukai bernyanyi?


    Ø Jawaban atau uraian:



    Ø Kesimpulan dan refleksi:

    10 September 2026

    Seni Rupa

     Nama Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 

    Mata Pelajaran : Seni Rupa

    Hari, Tanggal : Jum'at, 11 September 2026

    Fase/Kelas : A/II

    Materi : Perbedaan warna (gelap, terang, panas dan dingin)

    Pertemuan ke : 6



    Ø Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.


    Ø Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)


        - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.


        - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.


        - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.


    Ø Alur Tujuan Pembelajaran: 


    1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.


    2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.


    3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.


    4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.


    📌 MATERI SENI RUPA

    Ø Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar




    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.


    Al-Khaliq (Maha Pencipta)

    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.

    Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.

    Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

    Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!

    Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈


     




    MATERI SENI RUPA

    Warna Gelap, Terang, Panas, dan Dingin

    A. Apa Itu Warna?

    Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

    🍎 Apel berwarna merah.

    🌿 Daun berwarna hijau.

    ☀️ Matahari berwarna kuning.

    🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

    Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, warna panas, dan warna dingin.


    B. Warna Gelap 

    Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

    Hitam

    Biru tua

    Hijau tua

    Merah tua

    Ungu tua

    Cokelat tua

    🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:


    Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 

    Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

    Contoh:


    Merah + sedikit hitam → merah tua

    Biru + sedikit hitam → biru tua

    Hijau + sedikit hitam → hijau tua

    Bahasa Indonesia

     Nama Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 

    Mata Pelajaran : B.INDONESIA

    Hari, Tanggal : Jum'a t, 11 September 2026

    Fase/Kelas : A/II

    Materi : Menjaga kesehatan mata

    Pertemuan ke : 3



    Ø Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.




    Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang menjaga kesehatan mata dengan menemukan informasi penting serta menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.


    Mindful (Berkesadaran): Murid dapat membaca teks informasi tentang kesehatan mata dengan saksama serta menyadari pentingnya menjaga kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari.

    Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam teks dengan kebiasaan sehari-hari, khususnya saat membaca, belajar, dan menggunakan gawai.

    Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar memahami teks informasi melalui kegiatan membaca bersama, mengamati gambar, tanya jawab, permainan benar atau salah, dan diskusi sederhana tentang kebiasaan menjaga kesehatan mata. 

        

    Ø Alur Tujuan Pembelajaran

    Membaca teks informasi sederhana tentang menjaga kesehatan mata.

    Mengenal kosakata baru yang terdapat dalam teks.

    Menemukan informasi penting berdasarkan teks yang dibaca.

    Menjawab pertanyaan sesuai isi teks.

    Mengidentifikasi kebiasaan yang baik dan tidak baik bagi kesehatan mata.

    Menjelaskan cara menjaga kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari.

    Menerapkan kebiasaan sehat saat membaca dan menggunakan gawai

    📌 MATERI BAHASA INDONESIA

    Ø Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

    Ø Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi

    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi, video pembelajaran, serta contoh penggunaan gawai yang sehat.



    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak hebat, Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Yang Maha Pencipta. Allah telah menciptakan tubuh manusia dengan sangat sempurna. Salah satu anggota tubuh yang sangat penting adalah mata. 


    Dengan mata, kita dapat melihat guru, membaca buku, melihat tulisan, bermain, dan menikmati keindahan ciptaan Allah. Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Allah dengan cara menjaga kesehatan mata.


    Hari ini kita menggunakan gawai untuk belajar. Nah, apakah mata kita juga perlu dijaga saat menggunakan gawai? 


    Menurut kalian, apakah melihat layar gawai terlalu lama baik untuk mata?


    Hari ini kita akan belajar membaca dan memahami teks informasi tentang cara menjaga kesehatan mata. ✨






    Menjaga Kesehatan Mata

    Mata adalah bagian tubuh yang sangat penting. Kita menggunakan mata untuk melihat dan membaca. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan mata.




    Cara Menjaga Kesehatan Mata

    Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan mata, yaitu:


    👀 Membaca di tempat yang terang.

    Jangan membaca di tempat yang gelap.

    📖 Menjaga jarak saat membaca.

    Jangan membaca buku terlalu dekat dengan mata.

    📱 Tidak terlalu lama melihat layar.

    Batasi waktu menggunakan televisi, komputer, dan telepon.

    🥕 Mengonsumsi makanan bergizi.

    Makan sayur dan buah yang baik untuk kesehatan mata.

    😴 Mengistirahatkan mata.

    Jika mata terasa lelah, berhentilah sejenak dan istirahatkan mata.

    🧼 Menjaga kebersihan tangan.

    Jangan mengucek mata dengan tangan yang kotor.

    ☀️ Melindungi mata dari cahaya yang terlalu menyilaukan.

    Bacalah Teks Berikut!

    Mata Sehat, Belajar Semangat

    Mata adalah indra yang sangat penting. Kita menggunakan mata untuk membaca, menulis, belajar, dan bermain. Kita harus menjaga kesehatan mata. Saat membaca, sebaiknya kita berada di tempat yang terang. Jarak buku dengan mata juga harus cukup. Kita tidak boleh terlalu lama melihat layar televisi atau telepon. Jika mata terasa lelah, kita harus beristirahat. Kita juga perlu makan makanan bergizi, seperti sayur dan buah. Dengan menjaga kesehatan mata, kita dapat belajar dan bermain dengan nyaman.

    Dari bacaan di atas, kita dapat mengetahui bahwa:


    ✅ Mata digunakan untuk melihat, membaca, dan belajar.

    ✅ Membaca sebaiknya dilakukan di tempat yang terang.

    ✅ Jarak buku dengan mata harus cukup.

    ✅ Mata perlu beristirahat jika terasa lelah.

    ✅ Sayur dan buah membantu menjaga kesehatan tubuh dan mata.

    ✅ Kita tidak boleh ter

    lalu lama melihat layar.



    Kosakata Baru

    Matematika

     Nama Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 

    Mata Pelajaran : Matematika

    Hari, Tanggal : Kamis, 10 September 2026

    Fase/Kelas : A/II

    Materi : Operasi Penjumlahan sampai 100

    Pertemuan ke : 1



    Ø Capaian Pembelajaran: Murid mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).


    Ø Tujuan Pembelajaran: Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 100


    Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama, memperhatikan bilangan yang dijumlahkan, serta menghitung secara teliti agar memperoleh hasil yang benar.

    Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan operasi penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, buku, buah, mainan, atau benda lainnya.

    Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar penjumlahan melalui permainan kartu angka, benda konkret, kegiatan berhitung bersama, dan menyelesaikan tantangan penjumlahan dengan cara yang menyenangkan.

    Ø Alur Tujuan Pembelajaran:


    Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.

    Menjumlahkan bilangan menggunakan benda konkret.

    Menjumlahkan bilangan satuan dengan satuan.

    Menjumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan.

    Menjumlahkan bilangan dua angka dengan hasil sampai 100.

    Memahami penjumlahan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.

    Menyelesaikan penjumlahan tanpa menyimpan.

    Mengenal penjumlahan dengan menyimpan secara sederhana.

    Menyelesaikan soal penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

    📌 MATERI MATEMATIKA

    Ø Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran




    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar memahami bahwa Allah menciptakan, menguasai, dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita juga dapat belajar menjumlahkan bilangan dengan teliti.


    Al-Khaliq (Maha Pencipta)

    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai benda di sekitar kita. Kita dapat belajar berhitung dengan menggunakan benda-benda ciptaan Allah, seperti buah, daun, dan batu untuk melakukan penjumlahan.

    Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar berhitung dengan teliti dan tertib, misalnya menggabungkan 20 buah dengan 15 buah menjadi 35 buah.

    Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita dapat menggunakan contoh makanan atau buah sebagai rezeki dari Allah untuk belajar penjumlahan, misalnya 25 apel + 10 apel = 35 apel.

    Nah, hari ini kita akan belajar operasi hitung penjumlahan bilangan sampai 100. Kita akan belajar dengan benda konkret dan prermainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

     



    A. Apa Itu Penjumlahan?

    Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu jumlah.


    Tanda penjumlahan adalah: +


    Tanda sama dengan adalah: =


    Contoh: 3 + 2 = 5


    Artinya, 3 benda digabung dengan 2 benda sehingga menjadi 5 benda.


    B. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret

    Perhatikan contoh berikut.


    🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎


    Jadi: 3 + 2 = 5


    Contoh lainnya:


    ✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️ = 7


    Jadi: 4 + 3 = 7


    C. Penjumlahan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

    Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.


    Contoh: 34 + 25


    Bilangan 34 terdiri dari:


    3 puluhan = 30

    4 satuan = 4

    Bilangan 25 terdiri dari:


    2 puluhan = 20

    5 satuan = 5

    Kita jumlahkan puluhan dan satuan.


    30 + 20 = 50


    4 + 5 = 9


    Jadi:


    34 + 25 = 59


    D. Contoh Penjumlahan Tanpa Menyimpan

    Contoh 1

    23 + 14 = ...


    Puluhan: 20 + 10 = 30


    Satuan: 3 + 4 = 7


    Jadi: 23 + 14 = 37


    Contoh 2

    42 + 25 = ...


    Puluhan: 40 + 20 = 60


    Satuan: 2 + 5 = 7


    Jadi: 42 + 25 = 67


    E. Penjumlahan dengan Menyimpan

    Jika jumlah satuan 10 atau lebih, maka 10 satuan dapat ditukar menjadi 1 puluhan.


    Contoh: 27 + 15


    Jumlahkan satuannya: 7 + 5 = 12


    12 satuan terdiri dari: 1 puluhan dan 2 satuan


    Kemudian jumlahkan puluhannya: 2 puluhan + 1 puluhan + 1 puluhan = 4 puluhan


    Jadi: 27 + 15 = 42

    Seni Rupa

     Nama Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 

    Mata Pelajaran : Seni Rupa

    Hari, Tanggal : Kamis, 10 September 2026

    Fase/Kelas : A/II

    Materi : Perbedaan warna (gelap, terang, panas dan dingin)

    Pertemuan ke : 5



    Ø Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.


    Ø Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)


        - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.


        - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.


        - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.


    Ø Alur Tujuan Pembelajaran: 


    1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.


    2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.


    3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.


    4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.


    📌 MATERI SENI RUPA

    Ø Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar




    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.


    Al-Khaliq (Maha Pencipta)

    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.

    Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.

    Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

    Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!

    Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈


     




    MATERI SENI RUPA

    Warna Gelap, Terang, Panas, dan Dingin

    A. Apa Itu Warna?

    Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

    🍎 Apel berwarna merah.

    🌿 Daun berwarna hijau.

    ☀️ Matahari berwarna kuning.

    🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

    Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, warna panas, dan warna dingin.


    B. Warna Gelap 

    Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

    Hitam

    Biru tua

    Hijau tua

    Merah tua

    Ungu tua

    Cokelat tua

    🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

    Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua.


    Cara membuat warna menjadi lebih gelap

    08 September 2026

    Rabu, 9 September 2026

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
    Hari, Tanggal     : Rabu, 9 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                :  Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
    Pertemuan ke   : 2


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

    Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran daring dengan tertib dan memperhatikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan perilaku yang dilakukan bersama keluarga di rumah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan checklist penerapan Pancasila di rumah bersama orang tua.

    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    1. Menyebutkan simbol-simbol sila Pancasila.
    2. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila.
    3. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan setiap sila.
    4. Menghubungkan nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari di rumah.
    5. Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

    📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

    Ø  Model: Discovery Learning
    Ø  Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD, Video pembelajaran
     
    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
    Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq
  • Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
  • Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
  •  


    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Rumah

    Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh di rumah:

    • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
    • Melaksanakan ibadah.
    • Bersyukur kepada Allah Swt.
    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

    ⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh di rumah:

    • Menyayangi anggota keluarga.
    • Berbicara dengan sopan.
    • Membantu orang tua.
    • Tidak mengejek saudara.

    🌳 Sila ke-3: Persatuan Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Hidup rukun bersama keluarga.
    • Bekerja sama membersihkan rumah.
    • Tidak bertengkar dengan saudara.
    • Menjaga kerukunan keluarga.

    🐂 Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh di rumah:

    • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
    • Berdiskusi ketika menentukan kegiatan bersama.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    🌾 Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Berbagi dengan saudara.
    • Membagi tugas rumah dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga. 

      Ø Soal Asesmen / Post Test

       Latihan Soal
    1. Berdoa sebelum makan merupakan penerapan sila ke-__________.
    2. Kita harus menyayangi dan menolong __________ yang membutuhkan bantuan.
    3. Bermain bersama teman dengan rukun dapat menjaga __________.
    4. Saat bermusyawarah, kita harus menghargai __________ orang lain.
    5. Kita harus bersikap __________ kepada semua teman.
    6. Mengerjakan tugas kelompok secara bersama-sama merupakan contoh sikap __________.
    7. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani __________.
    8. Tidak mengejek teman merupakan contoh sikap saling __________.
    9. Membantu ibu membersihkan rumah merupakan penerapan nilai Pancasila di __________.
    10. Saat mendapat giliran, kita harus bersikap __________ dan tidak menyerobot giliran teman.
    • Ø Kunci Jawaban/uraian:


      Ø Kesimpulan dan refleksi:


    Pendidikan Pancasila

      Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Pendidikan Pancasila Hari, Tanggal       : Senin, ...