25 Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal     : Senin, 26 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Aturan di lingkungan keluarga
Pertemuan ke   : 3

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat menjelaskan aturan di lingkungan keluarga

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan permasalahan yang terjadi di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan masalah dengan sila Pancasila, dan praktik mencari solusi.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian aturan.
  2. Mengidentifikasi aturan di lingkungan keluarga.
  3. Membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan.
  4. Menjelaskan manfaat mematuhi aturan.
  5. Menunjukkan sikap mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.

 

📌 MATERI:Mematuhi Aturan di Lingkungan Keluarga

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, pengamatan, diskusi, penugasan, dan refleksi.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, video pembelajaran.


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. 🤲

Anak-anak, siapa yang setiap pagi merapikan tempat tidur? Siapa yang meminta izin kepada Ayah atau Bunda sebelum bermain?

Mengapa kita harus melakukan hal tersebut?

Di rumah terdapat aturan yang harus kita patuhi agar keluarga hidup tertib, nyaman, dan rukun.

Hari ini kita akan belajar tentang mematuhi aturan di lingkungan keluarga, mengetahui contoh aturannya, manfaat mematuhinya, serta akibat jika kita tidak mematuhi aturan.

Materi



A. Apa Itu Aturan?

Aturan adalah ketentuan yang harus dipatuhi agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Aturan dapat ditemukan di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Di dalam keluarga, aturan dibuat agar semua anggota keluarga dapat hidup rukun, tertib, saling menghormati, dan bertanggung jawab.

B. Contoh Aturan di Lingkungan Keluarga

Contoh aturan yang dapat dilakukan di rumah:

  • Bangun dan tidur tepat waktu.
  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.
  • Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
  • Berbicara dengan sopan kepada orang tua.
  • Meminta izin sebelum bermain atau pergi.
  • Membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan.
  • Menjaga kebersihan rumah.
  • Merapikan mainan setelah digunakan.
  • Tidak bertengkar dengan saudara.
  • Mendengarkan nasihat Ayah dan Bunda.
  • Makan dengan tertib.
  • Menggunakan barang milik keluarga dengan baik.

C. Sikap Mematuhi Aturan

Mematuhi aturan berarti melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati atau diberikan oleh orang tua.

Contoh:

Aturan: Merapikan mainan setelah bermain.
Sikap: Setelah bermain, kita mengembalikan mainan ke tempatnya.

Aturan: Meminta izin sebelum bermain di luar.
Sikap: Kita meminta izin kepada Ayah atau Bunda sebelum pergi bermain.

Aturan: Membantu orang tua.
Sikap: Kita membantu merapikan meja makan atau menyapu sesuai kemampuan.

D. Manfaat Mematuhi Aturan

Jika semua anggota keluarga mematuhi aturan, kehidupan di rumah menjadi:

🌷 Tertib
🌷 Aman
🌷 Nyaman
🌷 Bersih
🌷 Rukun
🌷 Saling menyayangi

Mematuhi aturan juga merupakan bentuk tanggung jawab dan menghormati anggota keluarga.

E. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

Jika aturan tidak dipatuhi, dapat terjadi:

  • Rumah menjadi tidak tertib.
  • Pekerjaan menjadi terbengkalai.
  • Orang lain merasa terganggu.
  • Terjadi pertengkaran.
  • Lingkungan menjadi kotor.
  • Kita dapat mendapat teguran dari orang tua.

Oleh karena itu, kita harus berusaha mematuhi aturan dengan penuh tanggung jawab.


🇮🇩 F. Aturan Keluarga dan Nilai-Nilai Pancasila

Mematuhi aturan di rumah merupakan salah satu bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila.

⭐ Sila ke-1 – Ketuhanan Yang Maha Esa
Contoh: berdoa sebelum makan dan menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

⛓️ Sila ke-2 – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Contoh: berbicara sopan dan menyayangi anggota keluarga.

🌳 Sila ke-3 – Persatuan Indonesia
Contoh: hidup rukun dan bekerja sama membersihkan rumah.

🐂 Sila ke-4 – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Contoh: berdiskusi dan mendengarkan pendapat anggota keluarga.

🌾 Sila ke-5 – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Contoh: berbagi dan melaksanakan tugas rumah dengan adil.


🌸 G. Contoh Perilaku di Rumah

Perhatikan contoh berikut!

1. Rani selesai bermain. Ia segera merapikan mainannya.

➡️ Rani mematuhi aturan.

2. Budi ingin bermain di luar rumah. Ia meminta izin kepada Bunda.

➡️ Budi mematuhi aturan.

3. Siti diminta membantu merapikan meja makan, tetapi ia tidak mau.

➡️ Siti belum mematuhi aturan.

4. Ali dan kakaknya bekerja sama membersihkan kamar.

➡️ Ali dan kakaknya mematuhi aturan dan bekerja sama.

🌟 Ingat!

Aturan → Dipatuhi → Rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.

Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi juga diamalkan melalui perilaku sehari-hari di keluarga.


Ø Soal Latihan/Asesmen:

Perhatikan cerita berikut!

Setelah bermain, Fikri meninggalkan mainannya berserakan di ruang keluarga. Bunda sudah mengingatkan Fikri untuk merapikan mainannya, tetapi Fikri tidak melakukannya.

Pertanyaan:

  1. Aturan apa yang seharusnya dilakukan Fikri?
  2. Apakah Fikri sudah mematuhi aturan?
  3. Apa akibat dari sikap Fikri?
  4. Apa yang sebaiknya dilakukan Fikri?


Ø Kunci Jawaban/uraian: 

Ø Kesimpulan dan refleksi:

Senin, 26 Oktober 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Senin, 26 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
   Materi                : Macam Macam Tempat Umum
Pertemuan ke   : 1


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang macam-macam tempat umum di lingkungan sekitar.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati gambar dan membaca teks tentang tempat umum dengan teliti serta memperhatikan fungsi dan aturan di setiap tempat.

  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami kegunaan tempat umum dalam kehidupan sehari-hari (seperti perpustakaan, pasar, rumah sakit, taman, dan stasiun) serta menjaga ketertibannya.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui kegiatan mengamati gambar tempat umum, tebak nama tempat, tanya jawab, diskusi kelompok, dan sosiodrama/percakapan sederhana.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian tempat umum.

  2. Menyebutkan macam-macam tempat umum di lingkungan sekitar.

  3. Mengidentifikasi kegunaan/fungsi masing-masing tempat umum.

  4. Menceritakan pengalaman saat berada di tempat umum.

  5. Memahami aturan dan tata tertib saat berada di tempat umum.

  6. Melakukan percakapan dan tanya jawab sederhana tentang tempat umum secara santun.


📌 MATERI: Macam-macam Tempat Umum

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Mengamati gambar, membaca, tanya jawab, demonstrasi/sosiodrama, diskusi kelompok, permainan kartu gambar, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: Poster/gambar macam-macam tempat umum, kartu nama tempat umum, LKPD, dan video pembelajaran interaktif.


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, pernahkah kalian pergi berobat ke rumah sakit, membaca buku di perpustakaan, bermain di taman, atau ikut Ibu ke pasar?

Tempat-tempat tersebut dinamakan tempat umum. Tempat umum adalah tempat yang disediakan untuk digunakan oleh banyak orang secara bersama-sama.

Allah Swt. melimpahkan rezeki dan fasilitas berupa lingkungan sekitar yang bermanfaat. Oleh karena itu, kita harus bersyukur, menjaga kebersihan, serta bersikap santun saat berada di tempat umum. ✨

Hari ini kita akan belajar mengenal berbagai macam tempat umum, kegunaannya, serta aturan saat berkunjung ke sana. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira! 🌷




A. Apa Itu Tempat Umum?

Tempat umum adalah tempat yang terbuka dan dapat digunakan oleh masyarakat luas untuk keperluan tertentu. Siapa saja boleh berkunjung ke tempat umum dengan mematuhi aturan yang berlaku.

B. Macam-Macam Tempat Umum dan Kegunaannya

  1. Perpustakaan

    • Kegunaan: Tempat untuk membaca dan meminjam buku.

    • Aturan: Harus tenang/tidak berisik, merapikan buku kembali, dan tidak membawa makanan/minuman.

  2. Pasar / Supermarket

    • Kegunaan: Tempat untuk membeli dan menjual kebutuhan sehari-hari (seperti buah, sayur, dan pakaian).

    • Aturan: Mengantre saat membayar dan menjaga kebersihan.

  3. Rumah Sakit / Puskesmas

    • Kegunaan: Tempat untuk berobat dan memeriksakan kesehatan saat sakit.

    • Aturan: Menjaga ketenangan agar pasien tidak terganggu dan membuang sampah pada tempatnya.

  4. Taman Bermain

    • Kegunaan: Tempat untuk bersantai, berolahraga, dan bermain bersama teman/keluarga.

    • Aturan: Menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman, dan bergantian menggunakan alat permainan.

  5. Stasiun / Terminal / Bandara

    • Kegunaan: Tempat untuk naik dan turun kendaraan umum (kereta api, bus, atau pesawat).

    • Aturan: Mengantre saat membeli tiket dan tidak berpisah dari orang tua.

C. Sikap Santun di Tempat Umum

Saat berada di tempat umum, kita harus selalu bersikap santun dan tertib:

  • Mengucapkan salam dan kata santun (seperti "tolong", "terima kasih", dan "maaf").

  • Menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.

  • Mengantre dengan sabar saat menunggu giliran.

  • Mematuhi aturan yang berlaku di tempat tersebut.

D. Contoh Percakapan Santun di Tempat Umum

Di Perpustakaan:

Ahmad: "Permisi, Bu Guru. Di mana saya bisa menemukan buku cerita tentang hewan?"

Bu Guru: "Buku cerita hewan ada di rak sebelah kanan, Ahmad."

Ahmad: "Terima kasih banyak, Bu Guru."

Bu Guru: "Sama-sama, Ahmad. Jangan lupa dibaca dengan tenang, ya."

E. Kosakata Baru

  • Tempat Umum: Tempat yang digunakan untuk kepentingan banyak orang.

  • Pengunjung: Orang yang datang berkunjung ke suatu tempat.

  • Antre: Menunggu giliran dengan berdiri berderet secara tertib.

  • Petugas: Orang yang bekerja melayani di tempat umum (misal: pustakawan, kasir, dokter).

📝 SOAL ASESMEN / POST TEST

A. Pilihan Ganda (Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar!)

  1. Tempat yang digunakan oleh banyak orang secara bersama-sama disebut...

    a. Tempat pribadi

    b. Tempat umum

    c. Rumah sendiri

  2. Tempat yang dikunjungi orang untuk meminjam dan membaca buku adalah...

    a. Pasar

    b. Rumah sakit

    c. Perpustakaan

  3. Sikap yang baik saat berkunjung ke taman bermain adalah...

    a. Membuang sampah sembarangan

    b. Merusak tanaman di taman

    c. Antre dan bergantian saat menggunakan perosotan

  4. Jika ingin membeli buah dan sayuran segar, kita dapat pergi ke...

    a. Pasar

    b. Stasiun

    c. Perpustakaan

  5. Saat berada di rumah sakit, kita tidak boleh berisik karena...

    a. Dapat mengganggu pasien yang sedang istirahat

    b. Nanti dihukum pedagang

    c. Agar permainan tidak rusak


Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

22 Oktober 2026

Jum'at, 23 Oktober 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Jum'at, 23 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
   Materi                : Kalimat aktif dan pasif
Pertemuan ke   : 6


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.

 Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal kata kerja melalui kegiatan sehari-hari.
  2. Mengenal pengertian kata kerja aktif dan pasif.
  3. Mengidentifikasi kata kerja aktif dalam kalimat sederhana.
  4. Mengidentifikasi kata kerja pasif dalam kalimat sederhana.
  5. Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif.
  6. Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif sederhana.
  7. Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sederhana.
  8. Membuat kalimat sederhana menggunakan kata kerja aktif dan pasif.


📌 MATERI: kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Mengamati, membaca, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan mencari kata, penugasan, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu kata, video pembelajaran


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan kegiatan yang kalian lakukan setiap hari. Misalnya, Ibu memasak, Ayah mencuci mobil, atau Kakak membaca buku.

Menurut kalian, apa yang dilakukan Ibu, Ayah, dan Kakak?

Benar, mereka melakukan suatu kegiatan. Kata yang menunjukkan kegiatan disebut kata kerja.

Allah Swt. menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melakukan berbagai kegiatan dan menggunakan anggota tubuh dengan baik. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk melakukan kebaikan. ✨

Hari ini kita akan belajar kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Kita akan belajar membedakan kalimat yang menunjukkan seseorang melakukan kegiatan dan kalimat yang menunjukkan seseorang atau sesuatu dikenai kegiatan. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. 🌷

A. Mengenal Kata Kerja

Kata kerja adalah kata yang menunjukkan suatu kegiatan atau tindakan.

Contoh:

  • membaca
  • menulis
  • menyapu
  • mencuci
  • memasak
  • bermain
  • menggambar
  • membawa
  • membuka
  • menutup

Contoh dalam kalimat:

  • Siti membaca buku.
  • Ibu memasak nasi.
  • Budi menulis surat.
  • Ayah mencuci mobil.

Kata membaca, memasak, menulis, dan mencuci merupakan kata kerja karena menunjukkan kegiatan.


B. Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek melakukan suatu kegiatan atau tindakan.

Biasanya kata kerja aktif menggunakan awalan me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.

Contoh:

  1. Rani membaca buku.
  2. Ibu memasak nasi.
  3. Ayah mencuci mobil.
  4. Budi menulis surat.
  5. Siti menyapu lantai.

Pada kalimat:

Rani membaca buku.

  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.
  • membaca = kata kerja aktif.
  • buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.

C. Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek dikenai atau menerima suatu tindakan.

Kata kerja pasif sering menggunakan awalan di-.

Contoh:

  1. Buku dibaca oleh Rani.
  2. Nasi dimasak oleh Ibu.
  3. Mobil dicuci oleh Ayah.
  4. Surat ditulis oleh Budi.
  5. Lantai disapu oleh Siti.

Pada kalimat:

Buku dibaca oleh Rani.

  • Buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.
  • dibaca = kata kerja pasif.
  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.

Cara mudah mengingat:

🟢 Aktif = melakukan
🔵 Pasif = dikenai kegiatan


























F. Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif

Kalimat aktif dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Contoh 1

Aktif: Ibu memasak nasi.
⬇️
Pasif: Nasi dimasak oleh Ibu.

Contoh 2

Aktif: Ayah mencuci mobil.
⬇️
Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.

Contoh 3

Aktif: Siti membaca buku.
⬇️
Pasif: Buku dibaca oleh Siti.

Contoh 4

Aktif: Budi menulis surat.
⬇️
Pasif: Surat ditulis oleh Budi.


G. Mengubah Kalimat Pasif Menjadi Aktif

Kalimat pasif juga dapat diubah menjadi kalimat aktif.

Contoh 1

Pasif: Bola ditendang oleh Raka.
⬇️
Aktif: Raka menendang bola.

Contoh 2

Pasif: Buku dibaca oleh Siti.
⬇️
Aktif: Siti membaca buku.

Contoh 3

Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.
⬇️
Aktif: Ayah mencuci mobil.


H. Kosakata Baru

Kata kerja: kata yang menunjukkan kegiatan atau tindakan.

Aktif: melakukan suatu kegiatan.

Pasif: dikenai atau menerima suatu kegiatan.

Pelaku: orang yang melakukan suatu kegiatan.

Tindakan: kegiatan yang dilakukan.

Awalan: bagian yang ditambahkan pada awal kata, seperti me- dan di-.


Ø Soal Asesmen / Post Test: 

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Ibu memasak nasi di dapur. Kalimat tersebut termasuk kalimat ....

  • a. aktif

  • b. pasif

  • c. tanya

2. Kalimat pasif yang tepat adalah ....

  • a. Adik membaca buku.

  • b. Buku dibaca oleh Adik.

  • c. Adik membeli buku.

3. Ayah mencuci mobil di halaman. Kata kerja dalam kalimat tersebut adalah ....

  • a. Ayah

  • b. mobil

  • c. mencuci

4. Kalimat “Bola ditendang oleh Budi” termasuk kalimat ....

  • a. aktif

  • b. pasif

  • c. perintah

5. Kalimat aktif yang tepat adalah ....

  • a. Kue dimakan oleh Siti.

  • b. Pintu dibuka oleh Kakak.

  • c. Siti menyiram bunga.

Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

Senin, 26 Oktober 2026

  Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Pendidikan Pancasila Hari, Tanggal       : Senin, ...