08 September 2026

Rabu, 9 September 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal     : Rabu, 9 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                :  Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan ke   : 2


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran daring dengan tertib dan memperhatikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan perilaku yang dilakukan bersama keluarga di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan checklist penerapan Pancasila di rumah bersama orang tua.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

  1. Menyebutkan simbol-simbol sila Pancasila.
  2. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan setiap sila.
  4. Menghubungkan nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari di rumah.
  5. Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

Ø  Model: Discovery Learning
Ø  Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD, Video pembelajaran
 
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq
  • Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
  • Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
  •  


    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Rumah

    Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh di rumah:

    • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
    • Melaksanakan ibadah.
    • Bersyukur kepada Allah Swt.
    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

    ⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh di rumah:

    • Menyayangi anggota keluarga.
    • Berbicara dengan sopan.
    • Membantu orang tua.
    • Tidak mengejek saudara.

    🌳 Sila ke-3: Persatuan Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Hidup rukun bersama keluarga.
    • Bekerja sama membersihkan rumah.
    • Tidak bertengkar dengan saudara.
    • Menjaga kerukunan keluarga.

    🐂 Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh di rumah:

    • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
    • Berdiskusi ketika menentukan kegiatan bersama.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    🌾 Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh di rumah:

    • Berbagi dengan saudara.
    • Membagi tugas rumah dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga. 

      Ø Soal Asesmen / Post Test

       Latihan Soal
    1. Berdoa sebelum makan merupakan penerapan sila ke-__________.
    2. Kita harus menyayangi dan menolong __________ yang membutuhkan bantuan.
    3. Bermain bersama teman dengan rukun dapat menjaga __________.
    4. Saat bermusyawarah, kita harus menghargai __________ orang lain.
    5. Kita harus bersikap __________ kepada semua teman.
    6. Mengerjakan tugas kelompok secara bersama-sama merupakan contoh sikap __________.
    7. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani __________.
    8. Tidak mengejek teman merupakan contoh sikap saling __________.
    9. Membantu ibu membersihkan rumah merupakan penerapan nilai Pancasila di __________.
    10. Saat mendapat giliran, kita harus bersikap __________ dan tidak menyerobot giliran teman.
    • Ø Kunci Jawaban/uraian:


      Ø Kesimpulan dan refleksi:


    Pendidikan Antikorupsi

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Pendidikan Anti Korupsi
    Hari, Tanggal     : Rabu, 9 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Sikap Disiplin
    Pertemuan ke   : 2


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

    Ø  Tujuan Pembelajaran: 

    1. Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    2. Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    3. Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    4. Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    Mindful (Berkesadaran)
    Murid mampu memahami arti sikap disiplin dengan menyadari pentingnya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu, baik di sekolah maupun di rumah.

    Meaningful (Bermakna)
    Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh sikap disiplin di sekolah dan di rumah serta menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

    Joyful (Menyenangkan)
    Murid mampu menunjukkan perilaku disiplin melalui kegiatan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab dan antusias melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. 


    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    • Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    • Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD
    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    🌟 Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
      Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan waktu dan kegiatan yang teratur. Kita dapat menerapkan disiplin dengan datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan merapikan barang setelah digunakan.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
      Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar disiplin dengan menaati aturan, baik di rumah maupun di sekolah, serta melaksanakan tugas dengan tertib.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
      Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan menggunakan waktu dengan baik, tidak membuang-buang makanan, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

    Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

    Anak yang disiplin akan berusaha melakukan kewajibannya dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.


    🏫 Contoh Sikap Disiplin di Sekolah

    Beberapa contoh sikap disiplin di sekolah yaitu:

    1. Datang ke sekolah tepat waktu.

    2. Memakai seragam sesuai aturan.

    3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.

    4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

    5. Mengerjakan tugas tepat waktu.

    6. Membuang sampah pada tempatnya.

    7. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

    8. Mematuhi aturan sekolah.


    🏠 Contoh Sikap Disiplin di Rumah

    Contoh sikap disiplin di rumah antara lain:

    1. Bangun tidur tepat waktu.

    2. Merapikan tempat tidur.

    3. Makan sesuai waktu.

    4. Belajar sesuai jadwal.

    5. Merapikan mainan setelah bermain.

    6. Membantu orang tua sesuai tugas.

    7. Tidur tepat waktu.


    💡 Mengapa Kita Harus Disiplin?

    Sikap disiplin membuat kita:

    🌱 Menjadi anak yang tertib.
    🌱 Belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
    🌱 Dapat menggunakan waktu dengan baik.
    🌱 Dipercaya oleh orang lain.
    🌱 Terbiasa melakukan hal-hal yang baik.


    Ø  Soal/Post test:

    1. Apa yang dimaksud dengan sikap disiplin?
    2. Sebutkan dua contoh sikap disiplin di sekolah!
    3. Apa yang kamu lakukan agar tidak terlambat datang ke sekolah?
    4. Mengapa kita harus mengerjakan tugas tepat waktu?
    5. Apa yang kamu lakukan jika mendapat jadwal piket kelas?

    Ø  Kunci Jawaban


    📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


    SELASA, 8 SEPTEMBER 2026

     

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Matematika
    Hari, Tanggal     : Selasa, 8 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100
    Pertemuan ke   : 3


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

    Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid mampu Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama serta memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan pada suatu bilangan.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep komposisi dan dekomposisi bilangan dengan benda-benda yang ada di sekitar, seperti stik es krim, kelereng, pensil, atau benda lainnya.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar menyusun dan mengurai bilangan melalui permainan kartu angka, benda konkret, serta kegiatan memasangkan bilangan dengan bentuk puluhan dan satuannya.

    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran:

    1. Mengidentifikasi nilai tempat puluhan dan satuan.
    2. Mengenal konsep komposisi bilangan.
    3. Menyusun bilangan berdasarkan puluhan dan satuan.
    4. Mengenal konsep dekomposisi bilangan.
    5. Mengurai bilangan menjadi puluhan dan satuan.
    6. Menyelesaikan latihan komposisi dan dekomposisi bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

    📌 MATERI MATEMATIKA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar memahami bahwa Allah menciptakan, menguasai, dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita juga dapat belajar menyusun dan mengurai bilangan dengan teliti.

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Kita dapat mengamati jumlah benda ciptaan Allah dan menyusun bilangan dari beberapa bagian, misalnya 5 dapat disusun dari 2 dan 3.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita belajar mengurai bilangan menjadi beberapa bagian, misalnya 7 dapat diurai menjadi 5 dan 2.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita dapat menggunakan contoh makanan atau buah sebagai benda untuk menyusun dan mengurai bilangan, serta mensyukuri rezeki yang Allah berikan.

    Anak-anak, hari ini kita belajar secara daring dari rumah karena adanya imbauan pemerintah terkait abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita. Oleh karena itu, tetap ikuti pembelajaran dengan semangat meskipun dari rumah. 🌷

    Nah, hari ini kita akan belajar menyusun dan mengurai bilangan sampai 100 melalui kegiatan komposisi dan dekomposisi bilangan. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

     


    A. Apa Itu Komposisi Bilangan?

    Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun beberapa bagian menjadi satu bilangan.

    Bilangan dapat disusun berdasarkan puluhan dan satuan.

    Contoh:

    30 + 5 = 35

    • 30 = 3 puluhan
    • 5 = 5 satuan

    Jadi:

    3 puluhan + 5 satuan = 35

    Contoh lainnya:

    • 20 + 7 = 27
    • 40 + 3 = 43
    • 50 + 8 = 58
    • 70 + 6 = 76
    • 90 + 4 = 94

    B. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?

    Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan sebuah bilangan menjadi beberapa bagian.

    Bilangan diuraikan berdasarkan puluhan dan satuan.

    Contoh:

    35 = 30 + 5

    • 3 puluhan = 30
    • 5 satuan = 5

    Jadi:

    35 = 30 + 5

    Contoh lainnya:

    • 27 = 20 + 7
    • 43 = 40 + 3
    • 58 = 50 + 8
    • 76 = 70 + 6
    • 94 = 90 + 4

    C. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi

    Komposisi dan dekomposisi adalah kebalikan.

    Komposisi: menyusun
    ➡️ 40 + 6 = 46

    Dekomposisi: menguraikan
    ➡️ 46 = 40 + 6

    Jadi, kita dapat menyusun dan mengurai bilangan menggunakan puluhan dan satuan.


    D. Contoh Bilangan sampai 100

    Bilangan

    Puluhan

    Satuan

    Dekomposisi

    12

    10

    2

    10 + 2

    25

    20

    5

    20 + 5

    34

    30

    4

    30 + 4

    47

    40

    7

    40 + 7

    53

    50

    3

    50 + 3

    68

    60

    8

    60 + 8

    75

    70

    5

    70 + 5

    82

    80

    2

    80 + 2

    96

    90

    6

    90 + 6

    100

    100

    0

    100 + 0

     

    🌟 Ingat!

    Komposisi = menyusun
    ➡️ 60 + 7 = 67

    Dekomposisi = mengurai
    ➡️ 67 = 60 + 7

    Puluhan berada di depan, satuan berada di belakang.


    Ø  Soal Asesmen:



    Ø  Kunci jawaban dan uraian:


    📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

    Rabu, 9 September 2026

    Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Pendidikan Pancasila Hari, Tanggal       : Rabu, 9 S...