17 September 2026

Jum'at 18 September 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Seni Rupa
Hari, Tanggal     : Jum'at, 18 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Perbedaan warna
Pertemuan ke   : 6


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)

    - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.

    - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.

    - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.

3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.

4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.

📌 MATERI SENI RUPA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


MATERI SENI RUPA

Warna Gelap, Terang, Panas, Dingin, dan Netral
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

  • 🍎 Apel berwarna merah.
  • 🌿 Daun berwarna hijau.
  • ☀️ Matahari berwarna kuning.
  • 🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, Warna netral, warna panas, dan warna dingin.

B. Warna Gelap 
Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

  • Hitam
  • Biru tua
  • Hijau tua
  • Merah tua
  • Ungu tua
  • Cokelat tua

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 
Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

Contoh:

  • Merah + sedikit hitam → merah tua
  • Biru + sedikit hitam → biru tua
  • Hijau + sedikit hitam → hijau tua

C. Warna Terang
Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
Contoh warna terang:

  • Putih
  • Kuning
  • Merah muda
  • Biru muda
  • Hijau muda
  • Jingga muda

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah. 
Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkan warna putih. 
Contoh:

  • Merah + putih → merah muda
  • Biru + putih → biru muda
  • Hijau + putih → hijau muda

D. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.

Contoh warna panas:
🔴 Merah
🟠 Jingga
🟡 Kuning

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.

Contoh:

  • Api 🔥 → merah, jingga, kuning
  • Matahari ☀️ → kuning
  • Buah jeruk 🍊 → jingga

Kesan warna panas:
❤️ Berani
😊 Semangat
🔥 Hangat
⚡ Energik

E. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.

Contoh warna dingin:
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟣 Ungu

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.

Contoh:

  • Air laut 🌊 → biru
  • Langit ☁️ → biru
  • Daun 🌿 → hijau
  • Pegunungan 🏔️ → hijau

F. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang tidak termasuk kelompok warna panas atau dingin dan biasanya mudah dipadukan dengan warna lain.

Contoh:

  • Hitam
  • Putih
  • Abu-abu
  • Cokelat

⚪⚫ Kesan warna netral: sederhana, tenang, dan seimbang.

Contoh dalam kehidupan: warna kertas putih, batu abu-abu, dan tanah cokelat.

⭐ Ingat!

  • Gelap dan terang → menunjukkan tingkat terang-gelapnya warna.
  • Netral → warna yang bersifat sederhana dan mudah dipadukan.
  • Panas → mengingatkan kita pada api dan matahari. 🔥☀️
  • Dingin → mengingatkan kita pada air, langit, dan tumbuhan. 💧🌿

Ø Soal Asesmen
  1. Warna yang terlihat tua dan kurang bercahaya disebut warna __________.
  2. Kuning muda dan biru muda merupakan contoh warna __________.
  3. Warna hitam, putih, dan abu-abu termasuk warna __________.
  4. Warna merah, kuning, dan oranye termasuk kelompok warna __________.
  5. Warna biru, hijau, dan ungu termasuk kelompok warna __________.
  6. Warna panas memberikan kesan __________ dan bersemangat.
  7. Warna dingin memberikan kesan __________ dan tenang.
  8. Warna yang mengingatkan kita pada api dan matahari adalah warna __________.
  9. Biru tua merupakan contoh warna __________.
  10. Warna putih mudah dipadukan dengan berbagai warna karena termasuk warna __________.

Ø  Kunci jawaban dan uraian:

📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


Jum'at, 18 September 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Jum'at, 18 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Cara mendapatkan informasi dari grafik
Pertemuan ke   : 3


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
    
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
  1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
  2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
  3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
  5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

📌 MATERI BAHASA INDONESIA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, grafik sederhana

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

 



A. Mengenal Grafik

Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

  • makanan kesukaan siswa;
  • warna kesukaan siswa;
  • jumlah buku yang dibaca;
  • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
  • jumlah buah yang dimiliki.

B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Membaca judul grafik.
  2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
  3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
  4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
  5. Menghitung atau membaca jumlah data.
  6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
  7. Membandingkan data.
  8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
  9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
  10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

Contoh Grafik Sederhana:



C. Informasi Penting dalam Grafik

Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

  1. Data yang paling banyak.
  2. Data yang paling sedikit.
  3. Jumlah setiap data.
  4. Perbandingan antara dua data.
  5. Selisih jumlah dua data.
  6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

D. Kosakata Baru



E. Cara Membaca Grafik

Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

Ingat langkahnya:

Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


Ø Soal Asesmen / Post Test:


Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

16 September 2026

Kamis 17 September 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Matematika
Hari, Tanggal     : Kamis, 17 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Operasi Penjumlahan sampai 100
Pertemuan ke   : 3


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Ø  Tujuan Pembelajaran: Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 100

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama, memperhatikan bilangan yang dijumlahkan, serta menghitung secara teliti agar memperoleh hasil yang benar.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan operasi penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, buku, buah, mainan, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar penjumlahan melalui permainan kartu angka, benda konkret, kegiatan berhitung bersama, dan menyelesaikan tantangan penjumlahan dengan cara yang menyenangkan.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  2. Menjumlahkan bilangan menggunakan benda konkret.
  3. Menjumlahkan bilangan satuan dengan satuan.
  4. Menjumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan.
  5. Menjumlahkan bilangan dua angka dengan hasil sampai 100.
  6. Memahami penjumlahan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.
  7. Menyelesaikan penjumlahan tanpa menyimpan.
  8. Mengenal penjumlahan dengan menyimpan secara sederhana.
  9. Menyelesaikan soal penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

📌 MATERI MATEMATIKA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar memahami bahwa Allah menciptakan, menguasai, dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita juga dapat belajar menjumlahkan bilangan dengan teliti.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai benda di sekitar kita. Kita dapat belajar berhitung dengan menggunakan benda-benda ciptaan Allah, seperti buah, daun, dan batu untuk melakukan penjumlahan.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar berhitung dengan teliti dan tertib, misalnya menggabungkan 20 buah dengan 15 buah menjadi 35 buah.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita dapat menggunakan contoh makanan atau buah sebagai rezeki dari Allah untuk belajar penjumlahan, misalnya 25 apel + 10 apel = 35 apel.

Nah, hari ini kita akan belajar operasi hitung  penjumlahan bilangan sampai 100. Kita akan belajar dengan benda konkret dan prermainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

 

A. Apa Itu Penjumlahan?

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu jumlah.

Tanda penjumlahan adalah: +

Tanda sama dengan adalah: =

Contoh: 3 + 2 = 5

Artinya, 3 benda digabung dengan 2 benda sehingga menjadi 5 benda.


B. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

Jadi: 3 + 2 = 5

Contoh lainnya:

✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️ = 7

Jadi: 4 + 3 = 7


C. Penjumlahan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.

Contoh: 34 + 25

Bilangan 34 terdiri dari:

  • 3 puluhan = 30
  • 4 satuan = 4

Bilangan 25 terdiri dari:

  • 2 puluhan = 20
  • 5 satuan = 5

Kita jumlahkan puluhan dan satuan.

30 + 20 = 50

4 + 5 = 9

Jadi:

34 + 25 = 59


D. Contoh Penjumlahan Tanpa Menyimpan

Contoh 1

23 + 14 = ...

Puluhan: 20 + 10 = 30

Satuan: 3 + 4 = 7

Jadi: 23 + 14 = 37


Contoh 2

42 + 25 = ...

Puluhan: 40 + 20 = 60

Satuan: 2 + 5 = 7

Jadi: 42 + 25 = 67


E. Penjumlahan dengan Menyimpan

Jika jumlah satuan 10 atau lebih, maka 10 satuan dapat ditukar menjadi 1 puluhan.

Contoh: 27 + 15

Jumlahkan satuannya: 7 + 5 = 12

12 satuan terdiri dari: 1 puluhan dan 2 satuan

Kemudian jumlahkan puluhannya: 2 puluhan + 1 puluhan + 1 puluhan = 4 puluhan

Jadi: 27 + 15 = 42


Contoh lainnya

38 + 24 = ...

Satuan: 8 + 4 = 12

12 satuan = 1 puluhan + 2 satuan

Puluhan: 3 + 2 + 1 = 6

Jadi: 38 + 24 = 62


F. Penjumlahan Bersusun

Penjumlahan dapat dilakukan dengan cara bersusun.

Contoh:

  24
+ 35
----
59

Langkah:

  1. Jumlahkan satuan: 4 + 5 = 9
  2. Jumlahkan puluhan: 2 + 3 = 5
  3. Jadi, 24 + 35 = 59

Contoh dengan menyimpan

  27
+ 15
----
  42

Langkah:

  1. Satuan: 7 + 5 = 12
  2. Tulis angka 2 pada tempat satuan.
  3. Simpan 1 puluhan.
  4. Puluhan: 2 + 1 + 1 = 4
  5. Jadi, 27 + 15 = 42.

G. Penjumlahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Penjumlahan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1

Dina mempunyai 25 pensil.
Ibu memberikan lagi 13 pensil.

Berapa jumlah pensil Dina sekarang?

25 + 13 = 38

Jadi, jumlah pensil Dina adalah 38 pensil.

Contoh 2

Di perpustakaan terdapat 42 buku cerita.
Kemudian datang 18 buku baru.

Berapa jumlah buku sekarang?

42 + 18 = 60

Jadi, jumlah buku sekarang adalah 60 buku.


🌟 INGAT!

Penjumlahan = menggabungkan atau menambahkan.

Contoh: 20 + 5 = 25

Jika menjumlahkan bilangan dua angka:

➡️ Perhatikan puluhan
➡️ Perhatikan satuan
➡️ Hitung dengan teliti

Jika jumlah satuan mencapai 10 atau lebih, kita dapat melakukan penyimpanan ke puluhan.


Ø  Soal Asesmen:

  1. Aisha memiliki 24 buah pensil warna. Ibu memberikan lagi 15 pensil warna.
    Berapa jumlah pensil warna Aisha sekarang?
  2. Khalid mempunyai 32 buah kelereng. Ia mendapat 27 kelereng dari kakaknya.
    Berapa jumlah kelereng Khalid seluruhnya?
  3. Di perpustakaan kelas terdapat 45 buku cerita. Kemudian guru menambahkan 18 buku baru. Berapa jumlah buku cerita sekarang?
  4. Nabil mengumpulkan 36 daun untuk tugas Seni Rupa. Temannya memberikan 25 daun lagi. Berapa jumlah daun yang dikumpulkan Nabil?
  5. Di dalam keranjang terdapat 28 buah apel. Ayah memasukkan 34 apel lagi ke dalam keranjang. Berapa jumlah apel di dalam keranjang sekarang?

Ø  Kunci jawaban dan uraian:

  • 1. 24 + 15 = 39
  • 2. 32 + 27 = 59
  • 3. 45 + 18 = 63
  • 4. 36 + 25 = 61
  • 5. 28 + 34 = 62

  • 📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

    Pembelajaran Matematika dengan materi Operasi Hitung Penjumlahan dengan Cara Bersusun ke Bawah telah dilaksanakan dengan baik. Dari 23 murid, sebanyak 21 murid hadir dan mengikuti pembelajaran, sedangkan 2 murid tidak hadir.

    Murid yang hadir mengikuti pembelajaran melalui kegiatan mengamati contoh, memahami langkah-langkah penjumlahan bersusun ke bawah, dan mengerjakan latihan soal. Sebagian besar murid sudah mampu melakukan operasi penjumlahan dengan cara bersusun ke bawah dengan cukup baik. Namun, 3 murid masih memerlukan bimbingan, terutama dalam menempatkan angka sesuai nilai tempat puluhan dan satuan serta menghitung hasil penjumlahan dengan tepat.

    Kesimpulan:
    Murid sudah memahami konsep dan langkah-langkah penjumlahan bersusun ke bawah, tetapi masih diperlukan latihan dan pendampingan bagi beberapa murid agar lebih teliti dan percaya diri dalam menyelesaikan soal.

    Tindak lanjut:
    Guru akan memberikan bimbingan dan latihan tambahan kepada 3 murid yang masih mengalami kesulitan, serta memberikan penguatan kepada seluruh murid melalui latihan bertahap.

    Jum'at 18 September 2026

    Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Seni Rupa Hari, Tanggal       : Jum'at, 18 Septe...