30 September 2026

RABU, 30 SEPTEMBER 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal     : Rabu, 30 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan ke   : 8


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan permasalahan yang terjadi di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan masalah dengan sila Pancasila, dan praktik mencari solusi.

    Ø Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Mengidentifikasi permasalahan sederhana yang terjadi di lingkungan keluarga.
    2. Menghubungkan permasalahan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila.
    3. Menentukan sila Pancasila yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
    4. Menjelaskan sikap yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan.
    5. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.

📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

Ø  Model: Discovery Learning
Ø  Metode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD, Video pembelajaran
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. 
  • Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
  • Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
  •  


    Pancasila terdiri dari lima sila.

    ⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa

    ⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia

    🐂 Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    🇮🇩 Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.




    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga



    Pancasila tidak hanya perlu dihafalkan, tetapi juga diterapkan ketika menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan keluarga, terkadang terdapat masalah sederhana, seperti berebut mainan, tidak mau membantu orang tua, bertengkar dengan saudara, atau tidak mau mendengarkan pendapat anggota keluarga.

    Ketika menghadapi masalah, kita perlu menyelesaikannya dengan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

    ⭐ 1. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-1

    Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh masalah:

    • Adik mengganggu kakak yang sedang salat.
    • Ada anggota keluarga yang tidak mau berdoa sebelum makan.

    Sikap yang tepat:

    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.
    • Mengingatkan dengan cara yang baik.
    • Membiasakan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan.

    ⛓️ 2. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-2

    Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh masalah:

    • Kakak mengejek adiknya.
    • Adik berbicara kasar kepada Bunda.
    • Saudara tidak mau membantu ketika anggota keluarga membutuhkan bantuan.

    Sikap yang tepat:

    • Berbicara dengan sopan.
    • Tidak mengejek atau menyakiti saudara.
    • Menyayangi dan membantu anggota keluarga.

    🌳 3. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-3

    Persatuan Indonesia

    Contoh masalah:

    • Kakak dan adik bertengkar ketika bermain.
    • Anggota keluarga tidak mau bekerja sama membersihkan rumah.

    Sikap yang tepat:

    • Hidup rukun dan saling menyayangi.
    • Mau bekerja sama.
    • Menyelesaikan masalah tanpa bertengkar.

    🐂 4. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-4

    Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh masalah:

    • Kakak dan adik berbeda pendapat saat memilih acara televisi.
    • Anggota keluarga ingin menentukan kegiatan yang berbeda.

    Sikap yang tepat:

    • Mendengarkan pendapat orang lain.
    • Berdiskusi atau bermusyawarah.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    🌾 5. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-5

    Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh masalah:

    • Kakak dan adik berebut makanan.
    • Tugas membersihkan rumah hanya diberikan kepada satu orang.
    • Saudara tidak mau berbagi.

    Sikap yang tepat:

    • Mau berbagi.
    • Membagi tugas dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga.

    Ø Contoh Analisis Masalah

    Masalah:
    Dina dan adiknya berebut mainan. Mereka saling menarik mainan dan mulai bertengkar.

    Pertanyaan:

    1. Apa masalah yang terjadi?
    2. Apakah sikap mereka sudah baik?
    3. Nilai Pancasila apa yang seharusnya diterapkan?
    4. Apa yang sebaiknya mereka lakukan?

    Penyelesaian:
    Dina dan adiknya sebaiknya tidak bertengkar dan mau bergantian menggunakan mainan. Mereka dapat menyelesaikan masalah dengan rukun dan adil.


    Ø Soal Asesmen / Post Test


    Ø Kunci Jawaban/uraian: 

    Ø Kesimpulan dan refleksi:

    RABU, 30 SEPTEMBER 2026

     

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Pendidikan Anti Korupsi
    Hari, Tanggal     : Rabu, 30 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Sikap Disiplin
    Pertemuan ke   : 4 (Sumatif Harian 2)


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

    Ø  Tujuan Pembelajaran: 

    1. Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    2. Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    3. Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    4. Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    Mindful (Berkesadaran)
    Murid mampu memahami arti sikap disiplin dengan menyadari pentingnya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu, baik di sekolah maupun di rumah.

    Meaningful (Bermakna)
    Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh sikap disiplin di sekolah dan di rumah serta menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

    Joyful (Menyenangkan)
    Murid mampu menunjukkan perilaku disiplin melalui kegiatan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab dan antusias melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. 


    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    • Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

    • Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

    • Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

    📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD
    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    🌟 Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
      Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan waktu dan kegiatan yang teratur. Kita dapat menerapkan disiplin dengan datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan merapikan barang setelah digunakan.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
      Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar disiplin dengan menaati aturan, baik di rumah maupun di sekolah, serta melaksanakan tugas dengan tertib.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
      Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan menggunakan waktu dengan baik, tidak membuang-buang makanan, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

    Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

    Anak yang disiplin akan berusaha melakukan kewajibannya dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.


    🏫 Contoh Sikap Disiplin di Sekolah

    Beberapa contoh sikap disiplin di sekolah yaitu:

    1. Datang ke sekolah tepat waktu.

    2. Memakai seragam sesuai aturan.

    3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.

    4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

    5. Mengerjakan tugas tepat waktu.

    6. Membuang sampah pada tempatnya.

    7. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

    8. Mematuhi aturan sekolah.


    🏠 Contoh Sikap Disiplin di Rumah

    Contoh sikap disiplin di rumah antara lain:

    1. Bangun tidur tepat waktu.

    2. Merapikan tempat tidur.

    3. Makan sesuai waktu.

    4. Belajar sesuai jadwal.

    5. Merapikan mainan setelah bermain.

    6. Membantu orang tua sesuai tugas.

    7. Tidur tepat waktu.


    💡 Mengapa Kita Harus Disiplin?

    Sikap disiplin membuat kita:

    🌱 Menjadi anak yang tertib.
    🌱 Belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
    🌱 Dapat menggunakan waktu dengan baik.
    🌱 Dipercaya oleh orang lain.
    🌱 Terbiasa melakukan hal-hal yang baik.


    Ø  Soal/Post test:


    Ø Kunci Jawaban/uraian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi:


    28 September 2026

    Selasa, 29 September 2026

    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
    Hari, Tanggal     : Selasa, 29 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
       Materi                : Sumatif Harian 2
    Pertemuan ke   : 6


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


    Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
        
    Ø Alur Tujuan Pembelajaran
    1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
    2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
    3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
    4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
    5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
    6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
    7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

    📌 MATERI BAHASA INDONESIA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
    Ø  Metode: mengerjakan soal
    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: Lembar soal

    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

    Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

    Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

    Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

    Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

    Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

    Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

     



    A. Mengenal Grafik

    Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

    Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

    Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

    • makanan kesukaan siswa;
    • warna kesukaan siswa;
    • jumlah buku yang dibaca;
    • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
    • jumlah buah yang dimiliki.

    B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

    Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

    1. Membaca judul grafik.
    2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
    3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
    4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
    5. Menghitung atau membaca jumlah data.
    6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
    7. Membandingkan data.
    8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
    9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
    10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

    Contoh Grafik Sederhana:



    C. Informasi Penting dalam Grafik

    Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

    1. Data yang paling banyak.
    2. Data yang paling sedikit.
    3. Jumlah setiap data.
    4. Perbandingan antara dua data.
    5. Selisih jumlah dua data.
    6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

    D. Kosakata Baru



    E. Cara Membaca Grafik

    Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

    Ingat langkahnya:

    Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


    Ø Soal Asesmen 

    Menjaga Kesehatan Mata

    Mata merupakan bagian tubuh yang penting karena membantu kita melihat, membaca, dan belajar. Alya selalu menjaga kesehatan matanya dengan membaca di tempat yang cukup terang, duduk dengan posisi tegak, dan menjaga jarak antara mata dan buku. Saat menggunakan tablet, Alya tidak menggunakannya terlalu lama dan selalu mengistirahatkan mata. Ia juga suka makan sayur dan buah, minum air putih yang cukup, serta tidur tepat waktu. Alya memahami bahwa menjaga kesehatan mata harus dilakukan dengan kebiasaan baik setiap hari.

     

    1. Alya menggunakan tablet untuk belajar, tetapi ia tidak menggunakan terlalu lama. Mengapa kebiasaan Alya tersebut baik untuk kesehatan mata?

    a. Agar Alya dapat bermain tablet lebih lama.

    b. Agar mata tidak terlalu lelah karena menatap layar terus menerus.

    c. Agar Alya tidak perlu membaca buku lagi.

     

    2. Raka sering membaca buku sambil berbaring di ruagan yang gelap. Jika Raka ingin meniru kebiasaan baik Alya, tindakan yang sebaiknya dilakukan adalah…...

    a. Membaca lebih lama agar cepat selesai.

    b. Membaca dengan posisi tegak di tempat yang cukup terang.

    c. Membaca sambil berbaring agar lebih santai

     

    3. Perhatikan gambar berikut ini!

     

    Sepeda – Ani - Bermain

    Susunlah menjadi kalimat S-P-O!

    a. Sepeda Ani bermain

    b. Sepeda bermain Ani

    c. Ani bermain sepeda

     

    4. Perhatikan kalimat berikut!

    “Rafa merapikan meja”

    Jika kalimat tersebut diubah dengan mengganti subjek menjadi “Bu Guru”, kalimat yang tepat adalah…..

    a. Bu Guru merapikan meja.

    b. Bu Guru meja merapikan.

    c. Meja merapikan Bu Guru.

    Perhatikan informasi dari grafik berikut ini, soal untuk no 5-7!

     

    5. Berdasarkan data tersebut, pada hari apakah peserta didik membaca buku paling banyak?

    a. Selasa

    b. Kamis

    c. Jumat 

    6. Berapakah selisih dari buku yang dibaca hari kamis dengan jumat?

    a. 3

    b. 5

    c. 10 dan 7 

    7. Berapakah jumlah dari buku yang dibaca peserta didik pada hari senin dan Rabu?

    a. 5 dan 6

    b. 10

    c. 11

    8. Perhatikan kalimat berikut ini!

    “Ayah membaca koran”

    Kata “Membaca” pada kalimat tersebut berfungsi sebagai…

    a. Subjek

    b. Predikat

    c. Objek

     

    9. Perhatikan kalimat berikut!

    “Siti menyiram bunga”

    Objek pada kalimat tersebut Adalah…..

    a. Siti

    b. Meyiram

    c. Bunga

    Perhatikan teks betikut ini 

    Kegiatan Edo di Hari Minggu

    Pada hari Minggu, Edo membantu ibu menyiapkan makanan sehat di rumah. Edo mencuci tangan sebelum membantu ibu di dapur. Ia membantu mencuci sayuran dan menyiapkan buah untuk dimakan bersama keluarga. Setelah selesai, Edo membersihkan meja dan kembali mencuci tangannya. Ibu merasa senang karena Edo sudah mengetahui bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan kebiasaan sederhana setiap hari.

     

    10. Berdasarkan teks tersebut, mengapa ibu merasa senang kepada Edo?

    a. Karena Edo bermain sepanjang hari.

    b. Karena Edo mau membantu ibu dan menerapkan kebiasaan hidup sehat.

    c. Karena Edo tidak mau membantu di dapur

    Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

    1. Perhatikan gambar berikut ini!

     

    Buatlah kalimat S-P-O berdasarkan gambar diatas!

    Perhatikan informasi dari grafik berikut ini, soal untuk no 2-3!

     

    2. Berdasarkan informasi dari grafik diatas, jawabalah pertanyaan berikut ini

    a. Ada berapakah siswa yang menyukai makanan mie ayam?

    b. Ada berapakah siswa yang menyukai makanan sate?

    c. Berapakah jumlah siswa yang menyukai mie ayam dan sate bila digabungkan?

    3. Berapakah selisih dari siswa yang menyukai nasi goreng dengan bakso?

    Bacalah Teks berikut ini, soal untuk no 4-5!

    Tubuh Sehat, Belajar Semangat 

    Setiap hari, Rani menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, minum air putih, berolahraga, mencuci tangan, dan tidur cukup. Rani juga rajin menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Rani selalu menjaga tubuhnya agar tetap bersih dan sehat. Ia mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain. Rani merasa senang karena tubuhnya kuat dan dapat bermain bersama teman-temannya. Karena hidup sehat, Rani dapat belajar dengan semangat di sekolah.

    4. Apa saja yang dilakukan Rani agar tubuhnya tetap sehat?

    5. Apa yang kamu lakukan agar tubuhmu tetap sehat setiap hari?


    Ø Jawaban atau uraian:

    B. Isian

    1. Ibu membuat kue

    2. a. 4 , b. 2 , c. 4+2 = 6

    3. 7-5 = 2

    4. makan makanan bergizi, minum air putih, berolahraga, mencuci tangan, tidur cukup, menjaga kebersihan lingkungan, dan membuang sampah pada tempatnya.

    5. Saya makan makanan bergizi, minum air putih yang cukup, rajin berolahraga, mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan, dan tidur yang cukup.

    Ø Kesimpulan dan refleksi:
    • Refleksi Pembelajaran : Pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari ini dilaksanakan melalui kegiatan Sumatif Harian 2 untuk mengetahui pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari. Kegiatan diikuti oleh 22 peserta didik dari 23 peserta didik, sedangkan 1 peserta didik tidak hadir. Selama pelaksanaan sumatif, sebagian besar peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan mengerjakan soal secara mandiri. Peserta didik berusaha memahami setiap pertanyaan dan menyelesaikan soal sesuai dengan kemampuan masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan Sumatif Harian 2 berjalan dengan baik dan peserta didik mengikuti arahan guru selama proses penilaian.
    • Kendala Pembelajaran : Kendala yang ditemukan yaitu terdapat 1 peserta didik yang tidak hadir sehingga belum dapat mengikuti Sumatif Harian 2. Selain itu, beberapa peserta didik masih membutuhkan waktu dan ketelitian dalam memahami soal serta mengingat kembali materi Bahasa Indonesia yang telah dipelajari.
    • Solusi/Tindak Lanjut : Peserta didik yang tidak hadir akan diberikan kesempatan untuk mengikuti Sumatif Harian 2 pada waktu yang telah ditentukan. Guru akan memeriksa dan menganalisis hasil pekerjaan peserta didik untuk mengetahui materi yang sudah dikuasai dan materi yang masih perlu diperkuat. Peserta didik yang memperoleh hasil belum optimal akan diberikan penguatan, latihan, dan pendampingan agar dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi Bahasa Indonesia.
    • Kesimpulan : Kegiatan Sumatif Harian 2 Bahasa Indonesia telah dilaksanakan dengan baik dan diikuti oleh 22 dari 23 peserta didik. Sebagian besar peserta didik dapat mengikuti kegiatan penilaian dengan tertib dan mengerjakan soal secara mandiri. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari. Hasil sumatif selanjutnya akan dianalisis sebagai bahan untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran berupa penguatan, latihan, dan pendampingan bagi peserta didik yang masih memerlukan bantuan.

    JUM'AT, 16 OKTOBER 2026

      Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Pembiasaan Adab Hari, Tanggal       : Jum'at, ...