05 Agustus 2019

Tema 2 subtema 1 Pembelajaran ke 2

Sistem Pernapasan pada Manusia
Manusia bernapas untuk memasukkan udara ke dalam tubuh. Udara mengandung oksigen. Oksigen dibutuhkan untuk mendapatkan energi darmakanan. Energi itu menggerakkan semua proses kehidupan yang sangat penting pada tubuh.
Organ pernapasan manusia terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus,
bronkiolus, dan paru-paru (alveolus).
1.   Hidung
Udara masuk melalui lubang hidung ke dalam rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut pendek dan tebal untuk menyaring dan menangkap kotoran yang masuk bersama udara. Selain disaring udara yang masuk dilembapkan oleh selaput hidung.
2.  Faring
Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan pada bagian depan dan saluran pencernaan pada bagian belakang.
3.  Laring
Laring atau tekak (jakun) terdapat di bagian belakang faring. Laring terdiratas sembilan susunan tulang rawan berbentuk kotak.
4.  Trakea (batang tenggorokan)
Pada trakea terdapat jaringan yang disebut silia yang akan bergerak dan mendorong keluar debu-debu dan bakteri yang masuk.
5.  Bronkus
Bronkus merupakan percabangan dari trakea serta terdiri atas bronkus kiri dan bronkus kanan.
6.  Bronkiolus
Bronkiolus merupakan percabangan dari bronkus.
7.  Alveolus
Alveolus terdapat di dalam paru-paru merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Alveolus dikelilingi kapiler-kapiler darah. Alveolus berbentuk seperti buah anggur.

Udara masuk ke dalam tubuh melalui lubang hidung, lalu masuk ke dalam batang tenggorokan. Batang tenggorokan adalah sebuah pipa mulai dari belakang hidung dan mulut, lalu turun ke paru-paru. Dari batang tenggorokan udara masuk ke dalam paru-paru. Di dalam paru-paru, oksigen terserap ke dalam pembuluh darah halus. Sebaliknya, gas karbon dioksida dari pembuluh darah masuk ke dalam paru-paru dan selanjutnya dibuang saat kita mengembuskan napas.
Kamu telah membaca bacaan ”Sistem Pernapasan pada Manusia”.
1. Dari bacaan tersebut buatlah pertanyaan menggunakan kata tanya: apa,  di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana. Tuliskan pertanyaan sebanyakbanyaknya.
2. Dari pertanyaan tersebut, tuliskan jawabannya.
3. Tuliskan pertanyaan dan jawabanmu dalam bentuk tabel seperti berikut.

KEGIATAN BELAJAR KELAS V E SD AL AZHAR 2

KERJA KELOMPOK MENGGAMBAR PERNAFASAN PADA HEWAN














01 Agustus 2019

Tema 1 subtema 3 Pembelajaran Ke 5 dan 6


Tema 1 subtema 3 pembelajaran 5
Lani dan ayahnya masih berada di tempat produksi gerabah. Ada satu yang
menarik perhatian Lani. Lani pun mencoba mencari tahu.
“Kak, bentuk gerabahnya unik sekali. Gerabah ini berbeda dari yang lainnya.”
ujar Lani penasaran.
“ Oh iya, Dik. Gerabah ini sengaja dibuat berbeda dengan bentuk yang tidak
biasa,” jawab Kak Sholeh, pengrajin gerabah.
“Kalau tidak salah bentuknya mirip piala. Di atasnya ada yang berbentuk
bola,” tebak Lani.
“Benar, sekali, Dik. Memang ini adalah piala yang akan diberikan kepada
juara pertama turnamen bola voli tingkat kecamatan,” kata Kak Sholeh.
“Tapi kenapa harus dari gerabah, Kak?" tanya Lani.
“Ya, karena gerabah telah menjadi ciri khas dan identitas kecamatan ini.
Lebih dari 60% masyarakat bermatapencaharian di bidang gerabah, mulai
dari pekerja, pedagang, sampai pengusahanya,“ jawab Kak Sholeh.
“Oh begitu. Bagus sekali, Kak,” puji Lani.
“Oh iya, apakah kakak juga bisa bermain bola voli?” tanya Lani.
“Kebetulan kakak adalah kapten tim bola voli kecamatan. Oleh karena itu
kakak juga menjadi panitia turnamen bola voli kali ini,” jawab Kak Sholeh

Macam-Macam Kelainan, Gangguan, atau Penyakit Otot Manusia
Hipertrofi
Kelainan otot yang membesar dan menjadi
lebih kuat karena sel otot diberikan
kegiatan/aktivitas yang terus-menerus
secara berlebihan.
Atrofi
Kelainan otot yang mengecil, lemah, fungsi
otot yang menurun. Hal ini disebabkan
adanya penyakit polimielitis yang dapat
merusakkan sel saraf pada otot.
Stiff/kaku leher
Kelainan otot karena adanya peradangan
otot trapesius leher akibat gerakan yang
menghentak secara tiba-tiba/salah gerak.
Tetanus
Kelainan otot yang disebabkan adanya
infeksi bakteri Clostridium tetani. Tetanus
menyebabkan otot menjadi kejang-kejang.


Ciri-ciri komik:
1. Hadir untuk menyampaikan cerita
 Pesan dan informasi disampaikan dengan menggunakan teks dan
gambar.
2. Proporsional
 Keberadaan gambar dan teks yang berimbang membuat pembaca komik
seakan-akan terlibat dan berperan langsung ke dalam cerita. 
3.  Menggunakan bahasa percakapan
 Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari yang mudah untuk
dipahami.
4.  Biasanya bersifat kepahlawanan
 Umumnya isi cerita komik akan cenderung membuat pembaca
mempunyai rasa atau sikap kepahlawanan.
5. Penggambaran watak secara sederhana
 Penggambaran watak dalam komik dibuat secara sederhana agar
pembaca mudah memahami isi cerita dan menangkap pesan yang akan
disampaikan dalam cerita.
6. Menyediakan humor
Kata komik berasal dari komik yang berarti jenaka. Humor dalam komik
disajikan secara lugas sehingga akan mudah dipahami pembaca dan
biasanya humor yang disajikan sering terjadi dan ada di masyarakat.

Tema 1 subtema 3 pembelajaran 6





Bentuklah kelompok diskusi untuk mempresentasikan berbagai kelainan atau
gangguan pada tulang dan otot manusia. Jadikan patung-patung dari  tanah
liat tentang kelainan tulang dan otot manusia yang telah kamu buat sebagai
peraganya.
Lakukan presentasi secara bergantian. Selama presentasi berlangsung, berikan
kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan, pendapat,
maupun masukan.
Pada akhir kegiatan, susunlah sebuah kesimpulan hasil diskusi. Tuliskan pada
kolom berikut.



Kamis, 24 September 2026

Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Matematika Hari, Tanggal       : Kamis, 24 September...