08 September 2026

Pendidikan Antikorupsi

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Pendidikan Anti Korupsi
Hari, Tanggal     : Rabu, 9 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Sikap Disiplin
Pertemuan ke   : 2


ร˜  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

ร˜  Tujuan Pembelajaran: 

  1. Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

  2. Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

  3. Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

  4. Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

Mindful (Berkesadaran)
Murid mampu memahami arti sikap disiplin dengan menyadari pentingnya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu, baik di sekolah maupun di rumah.

Meaningful (Bermakna)
Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh sikap disiplin di sekolah dan di rumah serta menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)
Murid mampu menunjukkan perilaku disiplin melalui kegiatan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab dan antusias melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. 


ร˜  Alur Tujuan Pembelajaran: 

  • Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.

  • Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.

  • Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.

  • Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

๐Ÿ“Œ MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

ร˜  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
ร˜  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! ๐Ÿ’–
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

๐ŸŒŸ Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan waktu dan kegiatan yang teratur. Kita dapat menerapkan disiplin dengan datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan merapikan barang setelah digunakan.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita belajar disiplin dengan menaati aturan, baik di rumah maupun di sekolah, serta melaksanakan tugas dengan tertib.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan menggunakan waktu dengan baik, tidak membuang-buang makanan, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

Anak yang disiplin akan berusaha melakukan kewajibannya dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.


๐Ÿซ Contoh Sikap Disiplin di Sekolah

Beberapa contoh sikap disiplin di sekolah yaitu:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Memakai seragam sesuai aturan.

  3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.

  4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  5. Mengerjakan tugas tepat waktu.

  6. Membuang sampah pada tempatnya.

  7. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

  8. Mematuhi aturan sekolah.


๐Ÿ  Contoh Sikap Disiplin di Rumah

Contoh sikap disiplin di rumah antara lain:

  1. Bangun tidur tepat waktu.

  2. Merapikan tempat tidur.

  3. Makan sesuai waktu.

  4. Belajar sesuai jadwal.

  5. Merapikan mainan setelah bermain.

  6. Membantu orang tua sesuai tugas.

  7. Tidur tepat waktu.


๐Ÿ’ก Mengapa Kita Harus Disiplin?

Sikap disiplin membuat kita:

๐ŸŒฑ Menjadi anak yang tertib.
๐ŸŒฑ Belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
๐ŸŒฑ Dapat menggunakan waktu dengan baik.
๐ŸŒฑ Dipercaya oleh orang lain.
๐ŸŒฑ Terbiasa melakukan hal-hal yang baik.


ร˜  Soal/Post test:

  1. Apa yang dimaksud dengan sikap disiplin?
  2. Sebutkan dua contoh sikap disiplin di sekolah!
  3. Apa yang kamu lakukan agar tidak terlambat datang ke sekolah?
  4. Mengapa kita harus mengerjakan tugas tepat waktu?
  5. Apa yang kamu lakukan jika mendapat jadwal piket kelas?

ร˜  Kunci Jawaban


๐Ÿ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


SELASA, 8 SEPTEMBER 2026

 

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Matematika
Hari, Tanggal     : Selasa, 8 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100
Pertemuan ke   : 3


ร˜  Capaian Pembelajaran: Murid mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

ร˜  Tujuan Pembelajaran: Murid mampu Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama serta memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan pada suatu bilangan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep komposisi dan dekomposisi bilangan dengan benda-benda yang ada di sekitar, seperti stik es krim, kelereng, pensil, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar menyusun dan mengurai bilangan melalui permainan kartu angka, benda konkret, serta kegiatan memasangkan bilangan dengan bentuk puluhan dan satuannya.

ร˜  Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi nilai tempat puluhan dan satuan.
  2. Mengenal konsep komposisi bilangan.
  3. Menyusun bilangan berdasarkan puluhan dan satuan.
  4. Mengenal konsep dekomposisi bilangan.
  5. Mengurai bilangan menjadi puluhan dan satuan.
  6. Menyelesaikan latihan komposisi dan dekomposisi bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ“Œ MATERI MATEMATIKA

ร˜  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
ร˜  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! ๐Ÿ’–
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar memahami bahwa Allah menciptakan, menguasai, dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita juga dapat belajar menyusun dan mengurai bilangan dengan teliti.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Kita dapat mengamati jumlah benda ciptaan Allah dan menyusun bilangan dari beberapa bagian, misalnya 5 dapat disusun dari 2 dan 3.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita belajar mengurai bilangan menjadi beberapa bagian, misalnya 7 dapat diurai menjadi 5 dan 2.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita dapat menggunakan contoh makanan atau buah sebagai benda untuk menyusun dan mengurai bilangan, serta mensyukuri rezeki yang Allah berikan.

Anak-anak, hari ini kita belajar secara daring dari rumah karena adanya imbauan pemerintah terkait abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita. Oleh karena itu, tetap ikuti pembelajaran dengan semangat meskipun dari rumah. ๐ŸŒท

Nah, hari ini kita akan belajar menyusun dan mengurai bilangan sampai 100 melalui kegiatan komposisi dan dekomposisi bilangan. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. ๐ŸŒŸ

 


A. Apa Itu Komposisi Bilangan?

Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun beberapa bagian menjadi satu bilangan.

Bilangan dapat disusun berdasarkan puluhan dan satuan.

Contoh:

30 + 5 = 35

  • 30 = 3 puluhan
  • 5 = 5 satuan

Jadi:

3 puluhan + 5 satuan = 35

Contoh lainnya:

  • 20 + 7 = 27
  • 40 + 3 = 43
  • 50 + 8 = 58
  • 70 + 6 = 76
  • 90 + 4 = 94

B. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan sebuah bilangan menjadi beberapa bagian.

Bilangan diuraikan berdasarkan puluhan dan satuan.

Contoh:

35 = 30 + 5

  • 3 puluhan = 30
  • 5 satuan = 5

Jadi:

35 = 30 + 5

Contoh lainnya:

  • 27 = 20 + 7
  • 43 = 40 + 3
  • 58 = 50 + 8
  • 76 = 70 + 6
  • 94 = 90 + 4

C. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi

Komposisi dan dekomposisi adalah kebalikan.

Komposisi: menyusun
➡️ 40 + 6 = 46

Dekomposisi: menguraikan
➡️ 46 = 40 + 6

Jadi, kita dapat menyusun dan mengurai bilangan menggunakan puluhan dan satuan.


D. Contoh Bilangan sampai 100

Bilangan

Puluhan

Satuan

Dekomposisi

12

10

2

10 + 2

25

20

5

20 + 5

34

30

4

30 + 4

47

40

7

40 + 7

53

50

3

50 + 3

68

60

8

60 + 8

75

70

5

70 + 5

82

80

2

80 + 2

96

90

6

90 + 6

100

100

0

100 + 0

 

๐ŸŒŸ Ingat!

Komposisi = menyusun
➡️ 60 + 7 = 67

Dekomposisi = mengurai
➡️ 67 = 60 + 7

Puluhan berada di depan, satuan berada di belakang.


ร˜  Soal Asesmen:



ร˜  Kunci jawaban dan uraian:


๐Ÿ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

07 September 2026

Selasa, 8 September 2026

Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Selasa, 8 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Menjaga kesehatan mata
Pertemuan ke   : 2


ร˜  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


ร˜ Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang menjaga kesehatan mata dengan menemukan informasi penting serta menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat membaca teks informasi tentang kesehatan mata dengan saksama serta menyadari pentingnya menjaga kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam teks dengan kebiasaan sehari-hari, khususnya saat membaca, belajar, dan menggunakan gawai.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar memahami teks informasi melalui kegiatan membaca bersama, mengamati gambar, tanya jawab, permainan benar atau salah, dan diskusi sederhana tentang kebiasaan menjaga kesehatan mata. 
    
ร˜ Alur Tujuan Pembelajaran
  1. Membaca teks informasi sederhana tentang menjaga kesehatan mata.
  2. Mengenal kosakata baru yang terdapat dalam teks.
  3. Menemukan informasi penting berdasarkan teks yang dibaca.
  4. Menjawab pertanyaan sesuai isi teks.
  5. Mengidentifikasi kebiasaan yang baik dan tidak baik bagi kesehatan mata.
  6. Menjelaskan cara menjaga kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari.
  7. Menerapkan kebiasaan sehat saat membaca dan menggunakan gawai

๐Ÿ“Œ MATERI BAHASA INDONESIA

ร˜  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
ร˜  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
ร˜ Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, serta contoh penggunaan gawai yang sehat.
 
 

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! ๐Ÿ’–
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, hari ini kita melaksanakan pembelajaran secara daring karena adanya imbauan pemerintah terkait abu vulkanik untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita. Oleh karena itu, tetaplah berada di rumah dan ikuti pembelajaran dengan baik.

Anak-anak hebat, Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Yang Maha Pencipta. Allah telah menciptakan tubuh manusia dengan sangat sempurna. Salah satu anggota tubuh yang sangat penting adalah mata. 

Dengan mata, kita dapat melihat guru, membaca buku, melihat tulisan, bermain, dan menikmati keindahan ciptaan Allah. Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Allah dengan cara menjaga kesehatan mata.

Hari ini kita menggunakan gawai untuk belajar. Nah, apakah mata kita juga perlu dijaga saat menggunakan gawai? 

Menurut kalian, apakah melihat layar gawai terlalu lama baik untuk mata?

Hari ini kita akan belajar membaca dan memahami teks informasi tentang cara menjaga kesehatan mata. ✨



Menjaga Kesehatan Mata

Mata adalah bagian tubuh yang sangat penting. Kita menggunakan mata untuk melihat dan membaca. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan mata.


Cara Menjaga Kesehatan Mata
Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan mata, yaitu:

  1. ๐Ÿ‘€ Membaca di tempat yang terang.
    Jangan membaca di tempat yang gelap.
  2. ๐Ÿ“– Menjaga jarak saat membaca.
    Jangan membaca buku terlalu dekat dengan mata.
  3. ๐Ÿ“ฑ Tidak terlalu lama melihat layar.
    Batasi waktu menggunakan televisi, komputer, dan telepon.
  4. ๐Ÿฅ• Mengonsumsi makanan bergizi.
    Makan sayur dan buah yang baik untuk kesehatan mata.
  5. ๐Ÿ˜ด Mengistirahatkan mata.
    Jika mata terasa lelah, berhentilah sejenak dan istirahatkan mata.
  6. ๐Ÿงผ Menjaga kebersihan tangan.
    Jangan mengucek mata dengan tangan yang kotor.
  7. ☀️ Melindungi mata dari cahaya yang terlalu menyilaukan.
Bacalah Teks Berikut!
Mata Sehat, Belajar Semangat
Mata adalah indra yang sangat penting. Kita menggunakan mata untuk membaca, menulis, belajar, dan bermain. Kita harus menjaga kesehatan mata. Saat membaca, sebaiknya kita berada di tempat yang terang. Jarak buku dengan mata juga harus cukup. Kita tidak boleh terlalu lama melihat layar televisi atau telepon. Jika mata terasa lelah, kita harus beristirahat. Kita juga perlu makan makanan bergizi, seperti sayur dan buah. Dengan menjaga kesehatan mata, kita dapat belajar dan bermain dengan nyaman.

Dari bacaan di atas, kita dapat mengetahui bahwa:

✅ Mata digunakan untuk melihat, membaca, dan belajar.
✅ Membaca sebaiknya dilakukan di tempat yang terang.
✅ Jarak buku dengan mata harus cukup.
✅ Mata perlu beristirahat jika terasa lelah.
✅ Sayur dan buah membantu menjaga kesehatan tubuh dan mata.
✅ Kita tidak boleh terlalu lama melihat layar.


Kosakata Baru




ร˜ Soal Asesmen / Post Test:





ร˜ Jawaban atau uraian:



ร˜ Kesimpulan dan refleksi:


SELASA, 15 SEPTEMBER 2026

  Nama Guru            : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.  Mata Pelajaran   : Matematika Hari, Tanggal       : Selasa, 15 Septem...